Ruang Berita Terpercaya untuk Anda

Ratusan Telur Cacing Pita Ditemukan dalam Tubuh Pasien, Dokter Sarankan Menghindari Konsumsi Makanan Tertentu

ByAdmin Gelanggang

Jan 25, 2025

Sebuah kasus mengejutkan baru-baru ini dilaporkan oleh seorang dokter UGD di Florida, di mana seorang pasien ditemukan mengandung ratusan telur cacing pita dalam tubuhnya. Dokter Sam Ghali menyebutkan bahwa kejadian ini disebabkan oleh konsumsi daging babi yang masih mentah.

Pasien tersebut diketahui mengonsumsi daging babi yang hanya dimasak setengah matang, yang ternyata masih mengandung larva cacing pita. Larva-larva tersebut kemudian menetas di dalam tubuh dan masuk ke dalam jaringan tubuh pasien, membentuk kista-kista yang berbahaya.

Menurut dr. Aru Ariadno, seorang spesialis penyakit dalam, kondisi ini dapat terjadi apabila seseorang mengonsumsi daging yang tidak sepenuhnya matang. Ia menekankan bahwa bukan hanya daging babi yang perlu diwaspadai, tetapi juga daging sapi giling, ayam, dan unggas lainnya, yang sebaiknya tidak dimakan dalam keadaan setengah matang.

“Jika daging tidak dimasak dengan baik, ada risiko mengandung bakteri atau parasit berbahaya. Beberapa jenis daging, seperti sapi giling, ayam, bebek, dan babi, sebaiknya dihindari dalam keadaan mentah atau kurang matang,” ungkap dr. Aru.

Ratusan Telur Cacing Pita Ditemukan dalam Tubuh Pasien, Dokter Sarankan Menghindari Konsumsi Makanan Tertentu

Daging sapi giling, misalnya, bisa tercemar bakteri dari alat penggiling, sementara ayam dan bebek berisiko terkontaminasi jika tidak diproses dan disimpan dengan benar. Daging babi, yang diketahui dapat mengandung parasit cacing pita, dapat menyebabkan infeksi serius pada manusia jika termakan dalam kondisi mentah.

Dampak dari infeksi ini tidak bisa dianggap ringan. Cacing pita yang masuk ke dalam tubuh bisa membentuk kista yang merusak organ tubuh. Salah satu kondisi yang disebabkan oleh infeksi cacing pita adalah sistiserkosis, di mana kista terbentuk di dalam otot, otak, atau bahkan mata.

“Sistiserkosis adalah penyakit akibat infeksi cacing pita, yang bisa menimbulkan gejala seperti sakit kepala, kejang, hingga kebingungan jika menyerang otak. Jika mengenai mata, bisa menyebabkan kebutaan,” kata dr. Aru.

Selain itu, dr. Aru juga mengingatkan agar kita tidak hanya fokus pada pemasakan daging, tetapi juga menjaga kebersihan alat masak, seperti pisau dan talenan, untuk menghindari kontaminasi silang. Selalu pastikan peralatan dapur yang digunakan untuk memotong daging dicuci dengan bersih, serta hindari penggunaan alat yang sama untuk mengolah berbagai jenis daging.