GelanggangNews – WONOGIRI – Satu orang dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian setelah truk bermuatan daun jeruk menabrak pohon di Jalan Raya Wonogiri–Ngadirojo, tepatnya di depan Gapura SMKN 2 Wonogiri, Desa Bulusulur, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, Senin (20/4/2026) dini hari sekitar pukul 01.20 WIB.
Kasat Lantas Polres Wonogiri, AKP Julius Marlon Gawe, membenarkan kejadian tersebut. “Kendaraan yang terlibat kecelakaan tunggal yakni truk Mitsubishi Colt dengan nomor polisi AG-8638-EF yang mengangkut kurang lebih 20 karung daun jeruk,” kata Julius, Senin.
Ia menjelaskan, petaka itu bermula saat truk melaju dari arah Ngadirojo menuju Wonogiri. Namun, sesampainya di lokasi kejadian, kendaraan diduga keluar dari badan jalan kemudian menabrak pohon akasia di tepi jalan. Kecelakaan tersebut diduga terjadi akibat pengemudi mengalami kelelahan atau mengantuk saat berkendara.
Korban Sempat Terjepit di Dalam Kabin Akibat kejadian tersebut, penumpang truk bernama H. Sugiyono (46), warga Tulungagung, mengalami luka berat berupa patah tulang terbuka pada kaki kanan dan sempat terjepit di dalam kabin. Korban dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP) dan selanjutnya dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Wonogiri.
Sementara itu, pengemudi kendaraan yang merupakan anak kandung korban dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka fisik, meskipun mengalami trauma akibat benturan tersebut.
Julius mengatakan bahwa petugas kepolisian yang menerima laporan pada pukul 01.22 WIB segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban. Selain itu, petugas juga mengatur arus lalu lintas guna mencegah kemacetan dan kecelakaan lanjutan. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan untuk mendukung proses penyelidikan lebih lanjut.
Ia mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima sebelum berkendara, terlebih pada malam hingga dini hari yang rawan menyebabkan kelelahan.
“Kami mengingatkan kepada para pengemudi untuk beristirahat apabila merasa lelah atau mengantuk. Keselamatan adalah yang utama dalam berkendara,” pungkas Julius.

