GelanggangNews – BADUNG – Insiden mengejutkan terjadi di kawasan Jalan Raya Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Badung, Bali. Sebuah ledakan dahsyat dilaporkan menghancurkan jalur pedestrian tepat di depan SPBU Darmasaba pada Jumat (17/4) pagi, sekitar pukul 08.50 WITA.
Penyebab sementara ledakan tersebut diduga kuat berasal dari akumulasi gas yang terperangkap di dalam saluran air (gorong-gorong) yang tertutup. Gas tersebut disinyalir terbentuk akibat adanya rembesan bahan bakar minyak (BBM) yang mengalir ke saluran bawah tanah tersebut.
Kronologi dan Dampak Kerusakan
Saksi mata di lokasi kejadian menuturkan bahwa peristiwa dimulai dengan suara dentuman yang sangat keras. Tak lama setelah bunyi ledakan, asap pekat dan debu terlihat membubung tinggi dari sela-sela trotoar. Berdasarkan keterangan warga sekitar, bau bensin memang sering tercium di area tersebut sebelum insiden terjadi.
Kerusakan yang ditimbulkan cukup signifikan. Ledakan ini mengakibatkan beton trotoar hancur berhamburan sepanjang lebih dari 25 meter. Area terdampak membentang dari depan SPBU hingga ke arah selatan, melewati beberapa unit usaha warga, di antaranya:
Salon Kaeva Beauty
Barber Shop
Warung Madura
PT Krisna Jaya (Toko Bensin)
Tindakan Aparat dan Penyelidikan
Kapolsek Abiansemal, Kompol I Nyoman Karang Adiputra, mengonfirmasi bahwa tim Unit Identifikasi Polres Badung bersama jajaran Polsek telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Hasil olah TKP sementara menunjukkan adanya indikasi kandungan BBM di dalam saluran gorong-gorong. Kami menduga terjadi akumulasi gas di saluran tertutup yang kemudian memicu ledakan tersebut,” jelas Kompol Karang.
Untuk mengantisipasi bahaya susulan, petugas telah mengambil langkah-langkah berikut:
Pemasangan Garis Polisi: Area terdampak kini disterilkan dari aktivitas warga.
Uji Laboratorium: Sampel udara dan cairan dari dalam gorong-gorong telah diambil untuk diperiksa secara teknis.
Pemeriksaan Saksi: Sejumlah orang, termasuk pegawai SPBU dan warga sekitar, telah dimintai keterangan resmi.
Kondisi Terkini
Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa mencekam ini. Kobaran api kecil yang sempat muncul di titik ledakan berhasil dipadamkan dengan cepat oleh petugas SPBU menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) sebelum sempat merembet ke bangunan sekitar.
Saat ini, pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan teknis dari pihak pengelola SPBU serta hasil uji laboratorium guna memastikan sumber pasti rembesan BBM tersebut dan menentukan langkah hukum selanjutnya.

