Tragedi Pesawat Militer Rusia Di Krimea! An-26 Jatuh, 29 Orang Tewas

GelanggangNews – JAKARTA – Pesawat angkut militer Rusia, An-26, jatuh ke tebing di Semenanjung Krimea dan menewaskan 29 orang di dalamnya. Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan bahwa penyebab kecelakaan tersebut kemungkinan besar disebabkan oleh kerusakan teknis.

Kantor berita Rusia, TASS, mengutip kementerian tersebut, melaporkan bahwa komunikasi dengan pesawat terputus sekitar pukul 18.00 waktu setempat pada Selasa (31/3/2026), dalam penerbangan yang direncanakan di atas Krimea. Semenanjung Krimea sendiri, yang memiliki bentang pegunungan hingga ke pantai Laut Hitam, telah dianeksasi oleh Rusia dari Ukraina pada tahun 2014.

“Kementerian Pertahanan melaporkan bahwa tim pencarian telah menemukan lokasi bencana. Menurut laporan dari lokasi tersebut, enam awak dan 23 penumpang di dalamnya tewas,” lapor TASS sebagaimana dilansir Reuters, Rabu (1/4/2026).

Laporan kementerian tidak merinci secara mendetail manifes penumpang, namun dipastikan tidak ada korban selamat dalam kecelakaan pesawat An-26 tersebut. Pesawat tersebut merupakan angkut militer taktis ringan yang telah menjadi andalan selama beberapa dekade, dengan kapasitas kargo dan penumpang hingga 40 orang untuk jarak pendek dan menengah.

“Tidak ada benturan luar pada pesawat,” lapor TASS mengutip pernyataan kementerian, yang menyiratkan bahwa faktor eksternal seperti rudal, drone, maupun burung tidak terlibat dalam insiden ini.

“Penyebab awal kecelakaan adalah kerusakan teknis. Sebuah komisi dari militer saat ini sedang bekerja di lokasi kejadian,” tambah laporan tersebut.

An-26 telah beroperasi sejak akhir tahun 1960-an dan juga digunakan oleh berbagai maskapai penerbangan untuk mengangkut barang. Namun, model ini telah terlibat dalam sejumlah kecelakaan fatal selama dekade terakhir.

Sebagai catatan, sebuah pesawat An-26 Ukraina pernah jatuh di wilayah Zaporizhzhia pada tahun 2022 dan menewaskan satu orang. Pesawat An-26 lainnya juga jatuh saat penerbangan pelatihan di Ukraina timur laut pada tahun 2020, yang menewaskan 26 dari 27 orang di dalamnya. Selain itu, delapan orang—termasuk lima warga Rusia—tewas ketika An-26 jatuh di Sudan Selatan pada tahun 2020, serta empat orang tewas saat pesawat serupa jatuh di Pantai Gading pada tahun 2017.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *