GelanggangNews – Insiden kebakaran hebat menghanguskan sebuah gudang penyimpanan kayu milik warga di Dusun Karangnongko, Desa Kelutan, Kecamatan Ngeronggot, Kabupaten Nganjuk, pada Jumat (30/1/2026) malam. Kebakaran tersebut diduga kuat dipicu oleh kelalaian seorang anak saat mencoba membakar sarang tawon.
Kronologi Kejadian
Peristiwa bermula saat pemilik gudang, Mohamad Kholis (58), sedang bersantai bersama keluarganya di dalam rumah. Suasana tenang seketika berubah mencekam saat Kholis melihat kepulan asap tebal menyelimuti area sekitar kediamannya.
Begitu dicek ke arah luar, api rupanya sudah berkobar hebat melahap bangunan gudang kayu miliknya. Secara spontan, Kholis meminta pertolongan warga sekitar untuk memadamkan api dengan peralatan seadanya sebelum akhirnya tim Pemadam Kebakaran (Damkar) tiba di lokasi.
Penyebab Kebakaran: Bakar Sarang Tawon
Berdasarkan data dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Nganjuk, api dipicu oleh aktivitas pembakaran sampah.
Komandan Regu Pos Bantu Damkar Tanjunganom, Dedy, mengonfirmasi bahwa ada seorang bocah yang tengah bermain korek api untuk membakar sarang tawon di tumpukan sampah dekat gudang tersebut. Sayangnya, percikan api justru merembet dan menyulut material kayu yang mudah terbakar.
“Iya, betul (dipicu aktivitas bakar sampah untuk sarang tawon). Petugas segera meluncur setelah mendapat laporan dari Bhabinkamtibmas setempat,” ujar Dedy, Sabtu (31/1/2026).
Kendala Pemadaman: Bara Api di Bawah Tumpukan
Laporan kebakaran masuk pada pukul 20.35 WIB, dan tim Siaga 1 Pos Bantu Damkar Tanjunganom tiba di lokasi sekitar pukul 20.50 WIB. Meski petugas bergerak cepat, proses pendinginan memakan waktu hingga tengah malam.
Petugas harus bekerja ekstra membongkar tumpukan kayu karena bara api masih tersimpan di bagian bawah material. Hal ini dilakukan guna memastikan tidak ada lagi titik api tersembunyi yang berisiko memicu kebakaran susulan. Api baru dinyatakan benar-benar padam total sekitar pukul 00.00 WIB.
Dampak dan Kerugian
Meski tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, kerugian materiil yang diderita Mohamad Kholis ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Seluruh stok kayu yang tersimpan di dalam gudang hangus tak bersisa.
Kepala Damkarmat Nganjuk, Imam Ashari, mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan mengawasi aktivitas anak-anak, terutama saat menggunakan alat yang memicu api di sekitar area sensitif kebakaran.











