GelanggangNews – Proses eksekusi perumahan di Kota Bekasi, Jawa Barat, yang berlangsung pada Januari 2026 diwarnai ketegangan dan aksi penolakan dari warga. Pelaksanaan putusan pengadilan tersebut memicu kericuhan ketika aparat keamanan mendatangi lokasi untuk mengosongkan sejumlah unit rumah yang menjadi objek sengketa.
Sejak pagi hari, puluhan hingga ratusan warga berkumpul di area perumahan. Mereka berupaya menghalangi jalannya eksekusi dengan menghadang petugas dan menutup akses masuk ke lingkungan permukiman. Warga mengaku tidak siap kehilangan tempat tinggal dan menilai eksekusi dilakukan tanpa solusi yang jelas terkait hunian pengganti maupun kompensasi yang layak.
Situasi sempat memanas saat aparat gabungan dari kepolisian dan Satpol PP berusaha membuka blokade warga. Aksi saling dorong tidak terhindarkan, disertai teriakan protes dari warga yang menolak meninggalkan rumah. Sebagian penghuni bahkan memilih bertahan di dalam rumah sebagai bentuk perlawanan terhadap pelaksanaan eksekusi.
Pihak pengadilan menegaskan bahwa eksekusi dilakukan berdasarkan putusan hukum yang telah berkekuatan hukum tetap. Menurut petugas, tahapan prosedural telah dilalui, mulai dari pemberian peringatan hingga sosialisasi kepada warga terdampak. Namun, pelaksanaan di lapangan tetap menghadapi kendala karena menyangkut aspek sosial dan kemanusiaan.
Pemerintah Kota Bekasi menyatakan akan berupaya memediasi permasalahan tersebut. Pemkot disebut berencana membuka ruang dialog antara warga, pihak pengadilan, serta pemilik lahan guna mencari solusi yang tidak memperburuk kondisi sosial. Pendataan terhadap warga terdampak juga dilakukan untuk memastikan kebutuhan mendesak, khususnya bagi anak-anak, lansia, dan kelompok rentan lainnya.
Peristiwa ricuh eksekusi perumahan ini kembali menyoroti persoalan sengketa lahan dan krisis perumahan di wilayah perkotaan. Banyak pihak menilai pelaksanaan eksekusi seharusnya mengedepankan pendekatan yang lebih humanis agar penegakan hukum dapat berjalan seiring dengan perlindungan hak dasar warga atas tempat tinggal.
Ikuti perkembangan berita nasional dan peristiwa terkini hanya di 👉 https://gelanggangnews.com/

