Ruang Berita Terpercaya untuk Anda

Jangan Anggap Remeh, 7 Kebiasaan Ini Lama-lama Bisa Merusak Matamu

ByAdmin Gelanggang

Dec 4, 2025

GELANGGANG NEWS — Banyak orang tidak menyadari bahwa kesehatan mata dapat menurun bukan hanya karena faktor usia atau penyakit bawaan, tetapi juga akibat kebiasaan kecil yang dilakukan setiap hari. Tanpa disadari, aktivitas yang tampak sepele justru dapat memberi tekanan berlebihan pada organ penglihatan. Para ahli kesehatan mengingatkan bahwa mata manusia sangat sensitif, sehingga kerusakan ringan sekalipun bisa berdampak jangka panjang jika terus diabaikan.

Salah satu kebiasaan yang paling sering dilakukan adalah menatap layar gadget terlalu lama. Penggunaan ponsel, komputer, atau tablet tanpa jeda dapat menyebabkan mata kering, tegang, bahkan gangguan penglihatan jarak dekat. Efek yang sama juga muncul ketika seseorang bekerja di depan monitor tanpa pengaturan jarak dan pencahayaan yang tepat.

Kebiasaan berikutnya adalah mengucek mata secara berlebihan. Tindakan ini mungkin terasa melegakan sesaat, namun dapat menyebabkan iritasi, memicu infeksi, hingga memperburuk kondisi mata yang sedang sensitif. Bagi pengguna lensa kontak, risiko kerusakan kornea bahkan jauh lebih besar.

Selain itu, kurang tidur juga menjadi faktor besar yang dapat merusak kesehatan mata. Kurang istirahat membuat mata cepat lelah, tampak merah, dan menurunkan kemampuan fokus. Dalam jangka panjang, pola tidur buruk bisa mengganggu stabilitas produksi air mata.

Kebiasaan lain yang tak kalah sering dilakukan adalah membaca dalam kondisi cahaya redup. Meskipun tidak langsung menimbulkan kebutaan, kebiasaan ini membuat mata bekerja ekstra keras sehingga lebih mudah mengalami kelelahan visual.

Banyak orang juga mengabaikan kebiasaan jarang berkedip saat fokus pada layar digital. Padahal, berkedip adalah mekanisme alami yang menjaga kelembapan mata. Jika jarang dilakukan, permukaan mata menjadi kering dan mudah iritasi.

Selain itu, penggunaan makeup mata yang tidak dibersihkan dengan benar dapat memicu penumpukan sisa kosmetik. Kondisi ini bisa menyumbat kelenjar minyak di kelopak mata dan menyebabkan infeksi atau bintitan.

Terakhir, tidak menggunakan kacamata pelindung saat beraktivitas di luar ruangan juga berisiko buruk. Paparan sinar UV berlebih dapat merusak lapisan mata dan meningkatkan peluang terjadinya katarak di kemudian hari.

Fenomena ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan mata. Seperti yang selalu ditekankan dalam laporan khas Gelanggang News, menjaga kesehatan bukan hanya soal pengobatan, tetapi juga perubahan kebiasaan harian yang sederhana dan konsisten. Dengan memperbaiki pola hidup, risiko kerusakan mata di masa depan dapat ditekan sejak dini.


Informasi lainnya dapat dibaca di www.gelanggangnews.com.