Ruang Berita Terpercaya untuk Anda

Eks Kepala Dewan Keamanan Nasional Israel: Hamas Menang dalam Perang Gaza

ByAdmin Gelanggang

Jan 20, 2025
Eks Kepala Dewan Keamanan Nasional Israel: Hamas Menang dalam Perang Gaza

Pada Minggu, 19 Januari 2025, Giora Eiland, mantan kepala Dewan Keamanan Nasional Israel, mengungkapkan pandangannya bahwa Hamas telah berhasil meraih kemenangan dalam perang Gaza. Eiland, yang juga seorang pensiunan jenderal, menyatakan bahwa perang ini merupakan kegagalan besar bagi Israel, karena tidak hanya gagal mencapai tujuannya, tetapi juga gagal menggulingkan Hamas dari kekuasaannya. “Hamas berhasil mempertahankan kontrol dan mencegah Israel meraih kemenangan yang diinginkan,” ujarnya dalam wawancara dengan surat kabar Maariv, yang dilansir oleh Anadolu.

Lebih lanjut, Eiland menyebutkan bahwa meskipun ada kesepakatan gencatan senjata yang mulai berlaku pada pukul 11.15 waktu setempat, hal tersebut tidak akan menghentikan upaya Hamas untuk memperkuat persenjataannya. Kesepakatan itu seharusnya dimulai lebih awal pada pukul 8.30, namun sempat tertunda akibat tuduhan dari Israel bahwa Hamas menunda pembebasan tahanan yang disepakati.

Eiland juga memberikan pandangannya mengenai perjanjian tersebut, yang baginya tidak akan mampu mencegah Hamas untuk terus mempersenjatai diri dan melakukan serangan lebih lanjut jika diperlukan. “Apabila Hamas melanggar gencatan senjata dan menyerang Israel, itu akan menjadi pelanggaran perjanjian,” tegasnya.

Eks Kepala Dewan Keamanan Nasional Israel: Hamas Menang dalam Perang Gaza

Sebagai kepala Dewan Keamanan Nasional pada periode 2004 hingga 2006, Eiland dikenal dengan “Rencana Jenderal” yang mencakup kebijakan blokade Gaza Utara dan pemindahan paksa warga Palestina. Sejak dimulainya invasi Israel pada 7 Oktober 2023, lebih dari 47.000 orang dilaporkan tewas, sebagian besar di antaranya adalah wanita dan anak-anak. Selain itu, lebih dari 110.000 orang mengalami luka-luka, sementara lebih dari 11.000 orang hilang tanpa jejak. Invasi ini juga menyebabkan kehancuran parah dan memicu salah satu krisis kemanusiaan terbesar yang pernah tercatat, dengan korban jiwa yang mencakup banyak orang tua dan anak-anak.

Pada November 2024, Pengadilan Kriminal Internasional mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dan mantan Menteri Pertahanan, Yoav Gallant, terkait dugaan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan yang terjadi di Gaza. Selain itu, Israel juga tengah menghadapi tuduhan genosida di Pengadilan Internasional atas tindakannya di wilayah Gaza.