Sebuah kasus pencurian yang menghebohkan warga Depok kembali mencuat setelah seorang pekerja proyek perumahan ditangkap karena diduga mencuri tiga unit sepeda motor milik warga sekitar lokasi proyek. Aksi pelaku, yang sehari-hari bekerja sebagai tukang bangunan, dilakukan secara terencana dan memanfaatkan kondisi lingkungan yang sepi pada malam hari. Peristiwa ini terjadi di kawasan perumahan baru yang tengah dibangun, dan membuat warga sekitar semakin waspada terhadap aktivitas orang-orang yang keluar masuk area proyek.
Menurut keterangan pihak kepolisian, pelaku dikenal cukup lama bekerja di lokasi tersebut sehingga tidak menimbulkan kecurigaan. Ia memanfaatkan statusnya sebagai pekerja untuk mengamati kebiasaan warga, termasuk kapan kendaraan diparkir dan area mana yang minim pengawasan. Ketiga motor yang dicuri disembunyikan sementara di lokasi proyek sebelum akhirnya hendak dijual ke wilayah lain. Petugas yang melakukan penyelidikan akhirnya menangkap pelaku setelah menemukan bukti rekaman CCTV dan keterangan sejumlah saksi.
Hasil pemeriksaan awal mengungkap bahwa pelaku bertindak seorang diri, meski polisi masih mendalami kemungkinan adanya jaringan penadah. Modus operasinya sederhana namun efektif—menunggu situasi sepi, merusak kunci motor dengan alat rakitan, lalu membawa motor secara manual sebelum mesin dinyalakan di titik aman. Aksi tersebut dilakukan dalam kurun waktu beberapa hari, sehingga warga baru menyadari kehilangan setelah jumlah motor yang hilang bertambah.
Warga sekitar mengaku terkejut karena tidak menyangka seorang pekerja proyek yang sehari-hari tampak biasa saja dapat melakukan tindakan kriminal yang merugikan banyak pihak. Kejadian ini membuat pengembang perumahan diminta lebih ketat mengawasi tenaga kerja yang dipekerjakan, terutama yang memiliki akses bebas keluar masuk area pembangunan.
Polisi kini menetapkan pelaku sebagai tersangka pencurian dan menahan yang bersangkutan untuk proses hukum lebih lanjut. Ketiga motor berhasil diamankan sebagai barang bukti. Dalam laporan khusus Gelanggang News, kasus ini menjadi pengingat bahwa kriminalitas bisa terjadi di sekitar kita tanpa disadari, bahkan dilakukan oleh orang yang tampak “biasa”. Tingkat kewaspadaan di lingkungan perumahan—terutama yang masih dalam masa pembangunan—harus ditingkatkan melalui pemasangan CCTV, pencatatan identitas pekerja, serta patroli keamanan rutin.
Fenomena pencurian motor yang melibatkan pekerja proyek bukan kali pertama terjadi. Minimnya pengawasan dan lemahnya sistem kontrol sering kali menjadi celah yang dimanfaatkan oknum tertentu. Karena itu, kolaborasi antara warga, pengembang, dan aparat keamanan menjadi kunci mencegah kejadian serupa terulang.
Selengkapnya hanya di www.gelanggangnews.com

