Universitas Tarakanita Diresmikan, Tawarkan Kuliah Tanpa Uang Pangkal

Jakarta — Kabar menggembirakan datang dari dunia pendidikan tinggi Indonesia. Universitas Tarakanita (UNTARA) resmi diresmikan sebagai universitas baru yang berkomitmen menghadirkan pendidikan berkualitas dan terjangkau bagi seluruh kalangan masyarakat. Dalam seremoni peresmian yang digelar di Jakarta, Rabu (22/10/2025), pihak kampus mengumumkan kebijakan revolusioner: kuliah tanpa uang pangkal dan tanpa biaya pendaftaran bagi mahasiswa baru tahun ajaran 2025/2026.

Kebijakan ini langsung menarik perhatian publik karena menjadi salah satu langkah nyata dalam meningkatkan akses pendidikan tinggi di Indonesia, khususnya bagi siswa dari keluarga menengah ke bawah. Rektor Universitas Tarakanita, Prof. Dr. Maria Margaretha Sutji, M.Pd, menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan wujud komitmen kampus dalam membangun sistem pendidikan yang inklusif dan berkeadilan.

“Kami percaya bahwa pendidikan tidak boleh menjadi hak eksklusif bagi mereka yang mampu. Melalui kebijakan kuliah tanpa uang pangkal, Universitas Tarakanita ingin membuka jalan agar setiap anak bangsa memiliki kesempatan yang sama untuk menempuh pendidikan tinggi yang bermutu,” ujar Prof. Maria dalam pidatonya di Aula Kampus Tarakanita, Jakarta Selatan.

Universitas Tarakanita sebelumnya dikenal luas sebagai institusi pendidikan tinggi berbasis nilai kemanusiaan dan pelayanan sosial, yang bernaung di bawah Yayasan Tarakanita. Setelah lebih dari lima dekade berkiprah melalui sekolah tinggi di berbagai bidang seperti keguruan, komunikasi, dan pariwisata, kini lembaga tersebut bertransformasi menjadi universitas penuh dengan delapan fakultas dan lebih dari dua puluh program studi.

Beberapa program unggulan yang ditawarkan antara lain Teknologi Digital, Manajemen Bisnis Berkelanjutan, Psikologi Pendidikan, Komunikasi Kreatif, dan Studi Pariwisata Hijau. Semua program ini dirancang menyesuaikan dengan kebutuhan era industri 5.0 yang menuntut kreativitas, kemampuan berpikir kritis, dan literasi digital tinggi.

Selain membebaskan biaya uang pangkal, Universitas Tarakanita juga memberikan program beasiswa prestasi dan subsidi biaya kuliah hingga 50 persen bagi mahasiswa berprestasi akademik maupun non-akademik. Kebijakan ini didukung oleh kerja sama dengan berbagai mitra industri dan lembaga filantropi yang berkomitmen membantu pemerataan pendidikan.

Menurut Dr. Yohanes Prasetyo, Kepala Lembaga Penjaminan Mutu UNTARA, sistem pembelajaran di kampus ini mengutamakan pendekatan humanis dan kolaboratif. Setiap mahasiswa tidak hanya didorong untuk menguasai keilmuan, tetapi juga membangun kepekaan sosial serta kepemimpinan berbasis nilai-nilai kemanusiaan.

“Kami ingin melahirkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki hati yang peduli dan empati tinggi terhadap masyarakat,” ungkapnya.

Mahasiswa baru juga akan mendapatkan kesempatan magang industri sejak semester awal melalui program “Tarakanita Future Pathway,” bekerja sama dengan berbagai perusahaan nasional dan internasional. Tujuannya agar mahasiswa memiliki pengalaman nyata di dunia kerja sebelum lulus, sekaligus memperkuat daya saing lulusan di pasar global.

Langkah Universitas Tarakanita ini mendapat apresiasi dari Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang turut hadir dalam peresmian. Ia menyebut kebijakan “kuliah tanpa uang pangkal” sebagai model yang perlu ditiru oleh kampus lain di Indonesia.

“Kebijakan seperti ini adalah bukti nyata bahwa perguruan tinggi swasta bisa berkontribusi besar dalam mewujudkan pendidikan tinggi yang inklusif. Kita berharap lebih banyak kampus mengikuti jejak Tarakanita,” ujarnya.

Dengan pendekatan inovatif dan nilai-nilai yang kuat, Universitas Tarakanita diharapkan menjadi pelopor pendidikan modern berbasis kemanusiaan di Indonesia, sekaligus menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks.


Selengkapnya kunjungi www.gelanggangnews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *