Seorang pensiunan jenderal TNI, Brigjen (Purn) Hendrawan Ostevan, ditemukan meninggal dunia dalam keadaan mengapung di perairan Marunda, Jakarta Utara, pada Jumat sore, 10 Januari 2025. Kasus ini kini tengah dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Kombes Ade Ary Syam Indradi, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, mengonfirmasi bahwa di sekitar jenazah ditemukan kartu identitas yang tertera Badan Intelijen Negara (BIN) dan TNI. “Benar, ditemukan kartu anggota BIN dan TNI,” jelas Ade Ary kepada wartawan.
Penemuan oleh Nelayan
Kejadian bermula ketika seorang nelayan yang dikenal dengan inisial RA melaporkan penemuan mayat laki-laki kepada Bripka Andi Maulana, anggota Ditpolair Polda Metro Jaya. Saat itu, Bripka Andi sedang menjalankan patroli di sekitar markas Unit Patroli Marunda.
Setelah menerima laporan, Bripka Andi beserta tim segera menuju ke lokasi kejadian menggunakan kapal patroli KP VII-1007. Di sana, mereka menemukan jenazah seorang pria yang mengenakan kaos berkerah belang, celana jins hitam, serta sebuah dompet kulit hitam.

Temuan Kartu Identitas BIN dan TNI
Selanjutnya, setelah dilakukan identifikasi, polisi menemukan kartu tanda anggota Badan Intelijen Negara (BIN) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada jenazah tersebut. Hendrawan Ostevan, yang berusia 75 tahun, diketahui merupakan pensiunan TNI dengan pangkat terakhir Brigadir Jenderal.
Kombes Ade Ary juga menambahkan bahwa pihak kepolisian akan berkoordinasi dengan BIN dan TNI mengenai temuan kartu identitas ini. “Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak BIN dan TNI,” ujarnya.
Mobil Diduga Milik Korban Terjatuh ke Laut
Selanjutnya, penyelidikan polisi membawa mereka untuk memeriksa rekaman CCTV di sekitar dermaga. Dalam rekaman tersebut, ditemukan sebuah mobil Toyota Vios dengan nomor polisi B-1606-LB yang diduga dikendarai oleh Hendrawan, jatuh ke laut pada dini hari sekitar pukul 00.35 WIB.
CCTV menunjukkan bahwa mobil tersebut melaju menyusuri Kade 07-08 sebelum akhirnya terjatuh ke laut. Namun, hingga saat ini, mobil tersebut belum ditemukan, dan pencarian terhadap kendaraan tersebut terus dilakukan oleh pihak kepolisian.
Penyelidikan lebih lanjut masih berlangsung untuk memastikan penyebab kematian dan apakah ada faktor lain yang memengaruhi kejadian ini.
Sumber: www.gelanggangnews.com











