Ruang Berita Terpercaya untuk Anda

Langka! Dana Asing Masuk 4 Hari Beruntun, Ini Saham yang Diburu!

ByAdmin Gelanggang

Aug 15, 2025

Jakarta – Fenomena langka terjadi di pasar modal Indonesia. Dana asing masuk 4 hari beruntun, mencatatkan net buy senilai lebih dari Rp3,2 triliun di Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang pekan kedua Agustus 2025. Pergerakan ini menjadi sorotan utama pelaku pasar, mengingat arus modal asing biasanya sangat sensitif terhadap sentimen global.

Berdasarkan data RTI Business dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), investor asing aktif memborong saham-saham berkapitalisasi besar (big caps), khususnya dari sektor perbankan, tambang, dan telekomunikasi. Dana asing masuk 4 hari beruntun tidak hanya mendorong penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), tapi juga memicu optimisme pelaku pasar terhadap prospek ekonomi Indonesia di paruh kedua 2025.

“Ini adalah pergerakan yang cukup mengejutkan dan jarang terjadi dalam kondisi global yang belum sepenuhnya stabil. Kembalinya dana asing dalam beberapa hari terakhir menandakan kepercayaan terhadap fundamental ekonomi domestik,” ujar analis pasar saham dari Infovesta, Reza Priyambada, Jumat (15/8).

Saham yang paling diburu oleh investor asing selama empat hari terakhir di antaranya adalah BBCA (Bank Central Asia), BBRI (Bank Rakyat Indonesia), TLKM (Telkom Indonesia), ASII (Astra International), dan ADRO (Adaro Energy). Saham-saham tersebut mengalami peningkatan volume transaksi dan kenaikan harga yang cukup signifikan.

Dana asing masuk 4 hari beruntun, menurut para analis, juga dipicu oleh rilis data makroekonomi yang solid. Pertumbuhan ekonomi kuartal II 2025 tercatat mencapai 5,3%, lebih tinggi dari ekspektasi pasar. Selain itu, inflasi yang terjaga serta stabilitas kurs rupiah terhadap dolar AS menjadi katalis tambahan bagi minat investor global.

“Kondisi fiskal Indonesia dinilai sehat, dan sektor komoditas kembali menunjukkan pemulihan. Ini membuat Indonesia kembali menarik di mata manajer investasi global,” jelas Reza.

Pihak Bursa Efek Indonesia (BEI) menyambut positif masuknya dana asing yang konsisten dalam beberapa hari terakhir. Mereka berharap tren ini berlanjut, sekaligus menjadi bukti bahwa pasar modal Indonesia masih kompetitif dan likuid.

Dana asing masuk 4 hari beruntun juga memberikan efek domino terhadap saham lapis dua (second liner), terutama di sektor energi terbarukan dan infrastruktur. Investor ritel pun mulai mengikuti tren ini, mencermati peluang cuan dari saham yang sebelumnya kurang diperhatikan pasar.

Meski demikian, analis tetap mengingatkan pentingnya kehati-hatian. Pasar modal masih rentan terhadap gejolak eksternal seperti kebijakan suku bunga The Fed dan dinamika geopolitik global.

Untuk laporan mendalam dan update pasar modal harian lainnya, pembaca dapat mengakses Gelanggang News di www.gelanggangnews.com.