GELANGGANG NEWS – Pemerintah Perancis menyampaikan peringatan tegas kepada Israel terkait rencana pendudukan militer jangka panjang di Jalur Gaza. Dalam pernyataan resmi yang disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Stéphane Séjourné, Paris menilai bahwa langkah tersebut akan memperburuk situasi kemanusiaan dan berpotensi memicu krisis regional yang lebih besar.
Pernyataan Perancis peringatkan Israel, pendudukan militer di Gaza akan jadi bencana disampaikan pada Selasa (13/8) waktu setempat, menyusul laporan bahwa Israel sedang mempertimbangkan kehadiran militer permanen di Gaza pasca-operasi militer yang telah berlangsung selama beberapa bulan terakhir.
Menurut Menlu Perancis, kebijakan semacam itu tidak hanya akan menambah penderitaan warga sipil Gaza, tetapi juga berisiko menggagalkan segala upaya menuju solusi dua negara yang selama ini diperjuangkan komunitas internasional.
“Perancis peringatkan Israel, pendudukan militer di Gaza akan jadi bencana karena akan memperburuk ketegangan dan memperdalam krisis kemanusiaan yang sudah sangat memprihatinkan,” ujar Séjourné dalam konferensi pers di Paris.

Pemerintah Perancis juga menegaskan bahwa jalur diplomasi dan penghormatan terhadap hukum internasional harus tetap menjadi pijakan utama dalam menyelesaikan konflik Israel-Palestina. Langkah militer sepihak, menurut mereka, hanya akan memperbesar risiko konflik berkepanjangan di kawasan Timur Tengah.
Pernyataan Perancis peringatkan Israel, pendudukan militer di Gaza akan jadi bencana mendapat perhatian dari sejumlah negara Eropa lainnya, yang menyuarakan keprihatinan serupa. Uni Eropa sendiri sebelumnya telah menyerukan gencatan senjata dan mendesak kedua pihak untuk kembali ke meja perundingan.
Sementara itu, Israel belum memberikan tanggapan resmi terhadap peringatan tersebut. Namun, beberapa pejabat pertahanan menyatakan bahwa kehadiran militer di Gaza dianggap perlu untuk “mengeliminasi ancaman dari kelompok bersenjata” yang masih aktif di wilayah tersebut.
Pakar hubungan internasional menilai bahwa pernyataan keras Perancis menunjukkan kekhawatiran yang meningkat di kalangan mitra barat Israel mengenai konsekuensi jangka panjang dari strategi militer agresif. “Peringatan seperti ini mencerminkan ketegangan diplomatik yang makin tinggi,” ujar Dr. Émilie Laurent, analis politik dari Sciences Po Paris.
Konflik antara Israel dan Hamas di Gaza telah menewaskan ribuan orang dan memaksa ratusan ribu warga mengungsi sejak eskalasi besar terjadi tahun lalu. Kondisi ini memperburuk krisis kemanusiaan, dengan akses terhadap makanan, air bersih, dan layanan medis menjadi sangat terbatas.
Dalam konteks ini, peringatan Perancis peringatkan Israel, pendudukan militer di Gaza akan jadi bencana menjadi pengingat bahwa penyelesaian damai tetap menjadi satu-satunya jalan keluar yang berkelanjutan bagi kedua pihak.
Untuk informasi lebih lanjut tentang dinamika geopolitik Timur Tengah, perkembangan konflik Israel-Palestina, dan analisis dari para pakar, silakan kunjungi:
👉 www.gelanggangnews.com

