Jakarta — Dalam sebuah momen diplomatik yang mencatat sejarah baru, Presiden Peru Dina Boluarte melakukan kunjungan bersejarah ke Indonesia pada Senin (11/8/2025). Kunjungan ini menjadi yang pertama kalinya seorang kepala negara Peru berkunjung secara resmi ke Tanah Air, mempererat hubungan bilateral antara kedua negara yang telah terjalin sejak 1975.
Dalam kunjungan tersebut, Dina Boluarte disambut megah di Istana Merdeka, Jakarta, oleh Presiden Joko Widodo dengan upacara kenegaraan lengkap. Pasukan kehormatan berbaris rapi, lagu kebangsaan kedua negara dikumandangkan, dan dentuman meriam mengiringi suasana, menandai kunjungan bersejarah Dina Boluarte di Istana sebagai momen penting dalam diplomasi Indonesia-Amerika Latin.
Pertemuan Strategis Dua Negara
Presiden Joko Widodo dan Presiden Dina Boluarte melakukan pertemuan bilateral tertutup yang membahas sejumlah isu strategis. Di antaranya adalah kerja sama di bidang perdagangan, energi, pertanian, dan pariwisata. Indonesia juga menyampaikan dukungan terhadap Peru sebagai salah satu mitra penting di kawasan Amerika Selatan.
“Kunjungan bersejarah Dina Boluarte di Istana merupakan bentuk keseriusan kedua negara dalam memperkuat hubungan kerja sama yang saling menguntungkan,” ujar Presiden Jokowi dalam konferensi pers bersama.

Pemerintah Indonesia menyambut inisiatif Peru untuk menjajaki peluang investasi di sektor pertambangan dan energi terbarukan. Sementara itu, Peru menyatakan ketertarikannya pada produk industri strategis dan teknologi pertanian Indonesia.
Simbol Persahabatan Diplomatik
Sebagai bagian dari kunjungan, Presiden Peru Dina Boluarte juga dijadwalkan mengunjungi Monumen Nasional (Monas), Museum Nasional, dan menghadiri forum bisnis Indonesia–Peru yang menghadirkan puluhan pelaku usaha dari kedua negara.
Pengamat hubungan internasional, Prof. Retno Sari dari Universitas Indonesia, menyebut kunjungan bersejarah Dina Boluarte di Istana sebagai langkah diplomatik yang penting. “Peru melihat Indonesia sebagai gerbang utama menuju pasar ASEAN. Sebaliknya, Indonesia bisa memperluas jaringan ke Amerika Latin melalui Peru,” ujarnya.
Reaksi Publik dan Media Internasional
Media internasional menyoroti sambutan megah untuk Presiden Peru di Indonesia sebagai refleksi hubungan yang semakin erat antara negara berkembang di dua benua. Di media sosial, tagar #BoluarteDiIndonesia sempat menjadi trending, dengan warganet Indonesia menyampaikan antusiasme atas kunjungan kenegaraan tersebut.
Kunjungan ini juga dipandang sebagai simbol diplomasi Selatan–Selatan, menguatkan solidaritas antara negara-negara berkembang di tengah dinamika global yang berubah cepat.
Dengan rangkaian pertemuan dan sambutan istimewa, kunjungan bersejarah Dina Boluarte di Istana bukan hanya menjadi catatan diplomatik, tetapi juga membuka jalan baru untuk kerja sama ekonomi, budaya, dan politik di masa depan. Kedua negara sepakat untuk mendorong pertukaran pelajar, kolaborasi riset, dan peningkatan perdagangan bilateral.
Untuk perkembangan berita internasional lainnya, kunjungi GELANGGANG NEWS di www.gelanggangnews.com.
