Gelanggangnews, Petenis muda asal Inggris, Emma Raducanu, kembali menunjukkan kelasnya di pentas internasional. Dalam laga babak 16 besar Washington Open 2025, Raducanu tampil luar biasa saat menundukkan mantan juara US Open dua kali, Naomi Osaka, dengan skor meyakinkan 6-4, 6-2. Kemenangan ini menandai langkah ketiganya menuju perempatfinal musim ini, sekaligus memperkuat reputasinya sebagai salah satu bintang masa depan tenis putri.
Pertandingan berlangsung dengan intensitas tinggi sejak awal, namun Raducanu menunjukkan kematangan bermain yang luar biasa. Dengan service game yang konsisten dan minim kesalahan, ia mampu meredam serangan Osaka yang terkenal agresif di lapangan hard court.
“Saya sangat senang dengan permainan saya hari ini,” ujar Raducanu dalam wawancara seusai pertandingan, dikutip dari Gelanggang News. “Saya tahu Naomi sangat berbahaya di lapangan keras—servisnya kuat dan pukulannya tajam. Karena itu, saya benar-benar fokus untuk mempertahankan servis saya sendiri dan bermain dengan sabar.”
Osaka sendiri kesulitan menemukan ritmenya. Ia hanya mencatatkan 46% keberhasilan servis pertama, melakukan tujuh double fault, dan hanya mampu memenangkan 9 dari 28 poin saat melakukan second serve. Akibatnya, Osaka dipatahkan tiga kali oleh Raducanu dan gagal mengonversi dua peluang break point yang ia miliki.
Dengan hasil ini, Raducanu lolos ke perempatfinal Washington Open untuk ketiga kalinya. Namun di dua penampilan sebelumnya, langkahnya selalu dihentikan oleh lawan yang kemudian menjadi juara, yaitu Liudmila Samsonova pada tahun 2022 dan Paula Badosa pada 2024.
Kini, harapan besar kembali menyala bagi Raducanu untuk meraih gelar juara pertamanya sejak mengangkat trofi US Open 2021. Di babak perempatfinal, ia akan berhadapan dengan petenis unggulan asal Yunani, Maria Sakkari. Secara statistik, Raducanu punya rekor apik atas Sakkari, dengan kemenangan di tiga pertemuan terakhir mereka—di US Open 2021, Wimbledon 2024, dan Dubai 2025—semuanya dimenangkan Raducanu tanpa kehilangan lebih dari empat game per set.
Di sisi lain, partai perempatfinal lainnya mempertemukan dua nama kuat: Clara Tauson dan Anna Kalinskaya. Tauson, petenis Denmark, harus bertarung tiga set untuk mengalahkan wakil tuan rumah Caroline Dolehide dengan skor 3-6, 7-5, 6-4. Sementara itu, Kalinskaya tampil impresif dengan kemenangan telak 6-4, 6-0 atas unggulan kedelapan, Magda Linette.
Dengan performa solid yang ditunjukkan Raducanu, banyak pihak mulai memprediksi kembalinya sang juara dalam persaingan papan atas tenis dunia. Apakah tahun ini akan menjadi momentum kebangkitannya?
Untuk informasi lengkap, analisis pertandingan, dan update terbaru turnamen Washington Open, kunjungi portal resmi kami di www.gelanggangnews.com – sumber utama kabar olahraga dunia.












