Ruang Berita Terpercaya untuk Anda

Tragedi Sidoarjo MusHola Pesantren Runtuh Ratusan Santri Dievakuasi

ByAdmin Gelanggang

Oct 1, 2025

Sidoarjo digemparkan oleh insiden memilukan ketika sebuah musala pesantren di salah satu kawasan padat penduduk tiba-tiba runtuh saat sedang digunakan santri untuk beraktivitas. Peristiwa yang terjadi pada malam hari itu membuat ratusan santri panik dan harus segera dievakuasi demi keselamatan. Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa, namun beberapa santri mengalami luka ringan akibat tertimpa material bangunan.

Menurut keterangan warga sekitar, musala yang runtuh itu telah berdiri selama puluhan tahun. Bangunan yang digunakan untuk salat berjamaah, kajian kitab, hingga kegiatan hafalan santri ini diduga mengalami keretakan di bagian atap dan dinding sejak beberapa bulan terakhir. Namun karena masih terlihat kokoh, aktivitas ibadah dan belajar mengajar tetap berlangsung seperti biasa.

Ketua pesantren menyampaikan bahwa saat kejadian, musala sedang dipakai oleh sebagian santri untuk mengaji malam. Tiba-tiba terdengar suara retakan keras diikuti robohnya bagian atap. Sejumlah santri yang berada di dalam musala berlarian keluar untuk menyelamatkan diri. Pengurus pesantren dibantu warga segera mengevakuasi ratusan santri ke lokasi aman di sekitar asrama.

“Alhamdulillah semua santri sudah berhasil dievakuasi. Ada beberapa yang luka karena tertimpa serpihan kayu dan genteng, namun kondisinya tidak parah,” ujar pengurus pesantren dengan nada lega.

Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidoarjo langsung diterjunkan ke lokasi untuk memastikan kondisi bangunan. Dari hasil pemeriksaan sementara, keruntuhan dipicu oleh konstruksi musala yang sudah rapuh serta faktor cuaca ekstrem berupa hujan deras dan angin kencang beberapa hari terakhir. Hal ini membuat struktur atap tidak mampu menahan beban hingga akhirnya ambruk.

Pemerintah daerah bersama aparat setempat memberikan bantuan darurat berupa tenda sementara untuk kegiatan ibadah santri. Selain itu, dinas sosial dan relawan menyalurkan logistik seperti makanan, obat-obatan, serta perlengkapan tidur. Para santri sementara dipindahkan ke aula utama pesantren agar tetap bisa beraktivitas dengan aman.

Bupati Sidoarjo yang meninjau langsung lokasi kejadian mengungkapkan rasa prihatin mendalam. Ia berjanji akan membantu proses renovasi musala pesantren tersebut agar dapat kembali digunakan oleh para santri. “Pesantren adalah benteng moral bangsa. Kami akan berkoordinasi agar bangunan musala segera diperbaiki dengan standar keamanan yang lebih baik,” katanya.

Momen tragis ini menjadi pengingat pentingnya perawatan serta pemeriksaan berkala pada fasilitas umum, terutama bangunan yang digunakan anak-anak dan pelajar. Banyak pesantren di Indonesia masih menggunakan musala atau ruang ibadah dengan konstruksi lama yang rawan mengalami kerusakan. Diharapkan, insiden di Sidoarjo ini bisa menjadi pelajaran agar semua pihak lebih peduli terhadap kelayakan sarana pendidikan dan keagamaan.

Meski penuh kepanikan, tragedi ini sekaligus menunjukkan solidaritas yang tinggi antara santri, pengurus pesantren, warga, dan pemerintah. Evakuasi berjalan cepat, bantuan mengalir deras, dan doa terus dipanjatkan agar para santri tetap kuat menghadapi cobaan ini.


Untuk informasi lebih lengkap seputar peristiwa penting, ikuti terus kabar terkini hanya di Gelanggang News.
🔗 www.gelanggangnews.com