Lanny Jaya, Papua – Operasi khusus yang dilancarkan TNI di wilayah pegunungan Papua kembali menunjukkan hasil signifikan. Dalam sebuah penyergapan yang berlangsung pada Selasa sore (5/8/2025), satuan tugas gabungan TNI berhasil melumpuhkan salah satu tokoh penting Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Distrik Makki, Kabupaten Lanny Jaya.
Menurut keterangan resmi dari Komando Operasi TNI, tokoh separatis yang berhasil dilumpuhkan dalam operasi ini adalah Mayer Wenda alias Kuloi Wonda, yang selama ini dikenal sebagai pimpinan lapangan OPM di wilayah pegunungan tengah Papua. Keberhasilan ini menjadi pencapaian besar dalam upaya penegakan hukum terhadap gerakan separatis bersenjata yang telah lama mengancam keamanan nasional.
Dalam keterangannya, Kapuspen TNI Mayor Jenderal Nugroho Budi Wiryanto menyatakan bahwa operasi ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang TNI dalam menekan aktivitas bersenjata kelompok separatis di Papua. “Tokoh separatis tumbang dalam operasi khusus TNI ini menjadi bukti bahwa negara tidak tinggal diam. Ini adalah kemenangan tak hanya untuk aparat keamanan, tetapi juga untuk masyarakat Papua yang mendambakan perdamaian,” ungkapnya.
Operasi yang dilakukan secara senyap ini melibatkan pasukan elite dari satuan tugas yang sudah memantau pergerakan Kuloi Wonda selama beberapa minggu. Dengan koordinasi intelijen yang matang dan pengawasan ketat di lapangan, TNI berhasil mengepung lokasi persembunyian kelompok OPM tanpa menimbulkan korban dari pihak sipil.
Penyergapan yang dilakukan sekitar pukul 16.30 WIT itu berlangsung singkat namun intens. Kontak tembak sempat terjadi, namun berhasil dikendalikan. Mayer Wenda tewas di tempat, sementara beberapa anggotanya dilaporkan melarikan diri ke hutan-hutan sekitar.

Keberhasilan operasi khusus TNI ini juga mendapat perhatian dari berbagai kalangan. Pengamat militer dan keamanan nasional, Dr. Haris Santoso, menyebut bahwa “operasi semacam ini tidak hanya menekan kekuatan bersenjata OPM, tetapi juga memberikan sinyal kuat bahwa negara hadir dan siap menjamin kedaulatan wilayah.”
Dengan tokoh separatis tumbang di Lanny Jaya, diharapkan situasi keamanan di wilayah tersebut akan lebih kondusif. TNI menegaskan bahwa operasi serupa akan terus dilakukan di wilayah-wilayah lain yang masih menjadi basis kelompok bersenjata OPM. “Kami tidak akan berhenti sampai Papua benar-benar aman dari ancaman separatisme,” tegas Mayjen Nugroho.
Pemerintah pusat juga mengapresiasi tindakan cepat dan terukur yang dilakukan oleh TNI. Melalui Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, negara menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk perlindungan terhadap warga sipil dan integritas wilayah Indonesia.
Untuk laporan mendalam, kronologi lengkap penyergapan, serta analisis keamanan kawasan Papua pasca-operasi, kunjungi situs resmi kami di www.gelanggangnews.com.












