Ruang Berita Terpercaya untuk Anda

Timnas U20 Indonesia Takluk 0-3 dari Iran di Laga Perdana Piala Asia U20 2025

ByAdmin Gelanggang

Feb 14, 2025

Timnas Indonesia U20 harus menelan kekalahan di laga pembuka Piala Asia U20 2025. Menghadapi Iran di Stadion Shenzen Youth Football Training Base Centre, China, pada Kamis (13/2/2025) malam, skuad Garuda Nusantara takluk dengan skor telak 0-3.

Iran menunjukkan dominasi sejak awal pertandingan dan sukses mencetak tiga gol ke gawang Indonesia yang dikawal oleh Ikram Algiffari. Gol pertama diciptakan oleh Hesam Nafari pada menit ke-5, disusul oleh gol Esmaeil Gholizadeh pada menit ke-63, dan ditutup oleh Mobin Dehghan pada menit ke-70. Dua gol Iran berasal dari umpan silang sepak pojok, sementara satu gol lainnya lahir dari aksi akrobatik yang berawal dari crossing di sisi kanan pertahanan Indonesia.

Meski tertinggal sejak awal, Indonesia tetap berusaha memberikan perlawanan. Sejumlah peluang sempat tercipta, termasuk melalui Jens Raven dan Muhammad Ragil pada babak kedua. Pada menit ke-57, Marselinus Ama Ola hampir saja menyamakan kedudukan, tetapi tendangannya masih bisa ditepis oleh kiper Iran.

Timnas U20 Indonesia Takluk 0-3 dari Iran di Laga Perdana Piala Asia U20 2025

Pelatih Timnas U20 Indonesia, Indra Sjafri, menilai timnya tidak tampil terlalu buruk, tetapi kurang mampu mengantisipasi umpan silang lawan. “Kami sebenarnya punya kecepatan untuk melakukan serangan balik, tetapi kurang efektif dalam penyelesaian akhir,” ujarnya seusai pertandingan. Ia juga menyebut bahwa tim ini belum pernah bertemu Iran sebelumnya, sehingga adaptasi terhadap permainan lawan menjadi tantangan tersendiri.

Akibat kekalahan ini, Indonesia harus puas menempati posisi terbawah klasemen sementara Grup C, di bawah Iran (3 poin), Uzbekistan (3 poin), dan Yaman (0 poin).

Garuda Nusantara harus segera bangkit untuk menghadapi laga kedua grup melawan Uzbekistan, yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (16/2/2025). Indra Sjafri menegaskan bahwa timnya akan segera melakukan evaluasi dan menganalisis permainan Uzbekistan, mengingat mereka pernah bertemu dalam dua tahun terakhir di ajang yang berbeda. “Kami akan melihat peluang yang ada setelah menganalisis permainan mereka melawan Yaman,” tutup Indra Sjafri.