JAKARTA – Gelanggang News. Partai Solidaritas Indonesia (PSI) resmi merilis daftar tiga calon Ketua Umum yang akan bertarung dalam forum internal partai mendatang. Menariknya, dari daftar tersebut, nama Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang sebelumnya santer disebut-sebut bakal merapat ke PSI justru tidak muncul sama sekali.
Adapun tiga nama yang diumumkan PSI sebagai kandidat kuat untuk posisi Ketua Umum adalah:
1. Kaesang Pangarep
Putra bungsu Presiden Jokowi ini saat ini masih menjabat sebagai Ketua Umum PSI. Kaesang dikenal sebagai figur muda yang populer dan menjadi wajah baru PSI sejak ditunjuk pada akhir 2023 lalu. Di bawah kepemimpinannya, PSI berusaha meningkatkan suara anak muda dan menjadi partai dengan pendekatan kreatif dalam kampanye politik.
2. Grace Natalie
Mantan Ketua Umum PSI yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina. Grace dikenal luas karena perannya membangun fondasi partai sejak awal, serta konsistensinya dalam isu-isu antikorupsi, toleransi, dan hak asasi manusia. Kembalinya Grace dalam bursa calon Ketum menunjukkan kekuatan faksi lama PSI yang tetap diperhitungkan.
3. Isyana Bagoes Oka
Salah satu wajah muda PSI yang dikenal berani dan vokal di media sosial maupun forum publik. Isyana merupakan simbol generasi baru dalam politik PSI, mewakili suara perempuan, generasi Z, dan kalangan aktivis sosial.
Jokowi Tidak Masuk, Spekulasi Pun Buyar
Sebelumnya, spekulasi bahwa Presiden Jokowi akan bergabung dengan PSI dan bahkan menjadi Ketua Umum sempat beredar luas di ruang publik, terutama setelah Kaesang resmi menjadi Ketua Umum partai tersebut. Hubungan dekat PSI dengan keluarga Jokowi serta gaya komunikasi politik PSI yang cenderung pro-Jokowi turut menguatkan rumor tersebut.
Namun, dengan diumumkannya tiga nama tersebut tanpa memasukkan Jokowi, maka wacana itu resmi gugur. Juru Bicara PSI menegaskan bahwa partai tetap konsisten pada prinsip regenerasi, meritokrasi, dan transparansi dalam memilih pemimpin.
“PSI adalah partai kader. Kami dorong anak-anak muda terbaik bangsa untuk maju, bukan mengandalkan figur kekuasaan semata,” ujar juru bicara PSI saat konferensi pers di Jakarta, Kamis (26/6/2025).
Pemilihan Akan Dilakukan Internal
PSI belum mengumumkan tanggal pasti pelaksanaan pemilihan Ketua Umum, namun menyebut akan dilakukan dalam forum khusus internal yang melibatkan jajaran pengurus pusat dan daerah.
Langkah ini dinilai sebagai bagian dari upaya PSI untuk tetap tampil segar di tengah stagnasi partai-partai lama, serta memberikan ruang yang lebih besar untuk kader-kader muda tampil dan memimpin.
Ikuti terus informasi hanya di GelanggangNews.com

