Jakarta – Satu tersangka dalam kasus ledakan yang mengguncang SMA Negeri 72 di Kelapa Gading, Jakarta Utara pada Jumat (7/11/2025) masih menjalani perawatan intensif di ruang ICU di salah satu rumah sakit rujukan sejumlah pihak. Keadaan ini menjadi kendala bagi penyidik yang belum dapat mengambil keterangan secara penuh dari pihak terkait.
akan di sekolah tersebut telah mengakibatkan puluhan korban luka-luka. Menurut data rumah sakit, sejumlah siswa maupun guru masih menjalani perawatan, dan satu orang tersangka juga mengalami luka yang cukup serius hingga harus dirawat secara intensif. Tempo+2Ambisius News+2
Menurut keterangan pihak rumah sakit, kondisi tersangka masih kritis dan memerlukan penanganan lebih lanjut sebelum bisa dipindahkan ke ruang rawat inap biasa atau mendapat pemeriksaan penuh oleh penyidik. Hal ini menyebabkan proses penyidikan mengalami penundaan sementara. Ambisius News+1
Satu sumber menyebutkan bahwa jenis cedera yang dialami tersangka mencakup area kepala dan memerlukan operasi serta pemantauan khusus. Penyidik pun belum bisa memastikan secara lengkap kronologi dan motif ledakan sebelum memperoleh keterangan tersangka. Tempo+1
Sementara itu, pihak kepolisian telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi lain, termasuk orang tua tersangka dan guru di sekolah tersebut, guna melengkapi berkas perkara. Namun, fokus utama masih tertuju pada kondisi tersangka yang menentukan kapan pemeriksaan bisa dilakukan. Bengkulu Antara News+1
Kepala Sekolah dan pihak manajemen sekolah juga tengah berkoordinasi dengan pihak rumah sakit dan aparat untuk memastikan keamanan dan psikologis para siswa yang menjadi korban traumatis akibat ledakan. Selain itu, upaya pembenahan fasilitas sekolah dan koordinasi dengan dinas terkait terus dilakukan agar proses belajar mengajar dapat segera kembali normal dengan pengawasan ketat.
Dengan tersangka yang masih menjalani perawatan intensif, penyidik kini mengandalkan bukti fisik dan keterangan saksi sebagai materi awal. Namun jika kondisi tersangka membaik, pemeriksaan lanjutan bisa segera dilakukan guna mengungkap secara tuntas latar belakang peristiwa ini.
Informasi lebih lanjut dapat Anda baca di Gelanggang News: www.gelanggangnews.com

