JAKARTA – Di era digital seperti sekarang, kebutuhan akan koneksi internet sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. Mulai dari bekerja, belajar, hingga hiburan, semua bergantung pada akses internet. Tak heran, sekian uang yang dihabiskan orang Indonesia untuk beli paket internet terus meningkat setiap tahunnya.
Berdasarkan laporan terbaru dari lembaga riset data dan teknologi, DataIndonesia Insight 2025, rata-rata pengguna di Indonesia menghabiskan antara Rp80.000 hingga Rp150.000 per bulan untuk pembelian paket internet. Jumlah ini tentu bervariasi tergantung wilayah, operator, dan kebutuhan pengguna.
Jika dikalkulasi secara nasional, orang Indonesia menghabiskan sekian uang untuk beli paket internet dengan total estimasi mencapai Rp75 triliun per tahun, sebuah angka yang menunjukkan betapa besar kontribusi sektor telekomunikasi terhadap perekonomian digital nasional.
Pengeluaran Internet per Kepala
Menurut laporan tersebut, pengguna aktif internet di Indonesia pada 2025 diperkirakan mencapai lebih dari 220 juta jiwa. Dengan estimasi rata-rata pengeluaran Rp100.000 per bulan, uang yang dihabiskan orang Indonesia untuk beli paket internet setara dengan pengeluaran pokok lainnya, seperti makanan atau transportasi.

“Internet kini menjadi kebutuhan utama, sejajar dengan listrik dan air. Ini menunjukkan perubahan gaya hidup masyarakat yang sangat bergantung pada konektivitas,” ujar Anissa Fadillah, analis industri digital dari Digital Nexus Indonesia.
Perbandingan Regional dan Global
Menariknya, meskipun angka pengeluaran terus naik, tarif paket internet di Indonesia tergolong salah satu yang termurah di Asia Tenggara. Namun, kualitas layanan masih menjadi sorotan, terutama terkait kecepatan dan stabilitas jaringan di daerah-daerah non-perkotaan.
“Dengan sekian uang yang dihabiskan orang Indonesia untuk beli paket internet, seharusnya penyedia layanan juga meningkatkan kualitas jaringan dan memperluas cakupan ke wilayah pelosok,” tambah Anissa.
Dalam skala global, Indonesia berada di peringkat ke-6 sebagai negara dengan pengguna internet terbanyak, tetapi masih tertinggal dalam hal kecepatan rata-rata internet menurut laporan Speedtest Global Index 2025.
Dampak Sosial dan Ekonomi
Pengeluaran besar untuk paket data tidak hanya berdampak pada kantong konsumen, tetapi juga membuka peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi digital. UMKM, konten kreator, hingga pelaku e-commerce menjadi pihak yang paling diuntungkan dari tingginya tingkat konsumsi data.
Namun, pemerintah diharapkan dapat memastikan akses internet terjangkau dan merata agar tidak terjadi kesenjangan digital yang makin melebar.
Fakta bahwa sekian uang yang dihabiskan orang Indonesia untuk beli paket internet mencapai triliunan rupiah per tahun menandakan pentingnya sektor ini dalam kehidupan modern. Hal ini perlu diimbangi dengan komitmen dari penyedia layanan, regulator, dan pemerintah untuk menghadirkan internet yang cepat, stabil, dan terjangkau bagi semua.
Untuk berita teknologi dan tren digital lainnya, kunjungi www.gelanggangnews.com.













