BOGOR – Program pengembangan roket strategis nasional kembali digiatkan oleh Kementerian Pertahanan Republik Indonesia. Salah satu proyek unggulan yang menjadi sorotan adalah RX-450, roket darat-ke-darat dengan jangkauan 100 km yang kini dilanjutkan pengembangannya melalui kolaborasi riset lintas lembaga.
Kembali Dihidupkan, RX-450 Kini Masuk Fase Pengembangan Lanjutan
Melalui kerja sama antara Puslitbang Alpalhan Balitbang Kemhan dan Pusat Riset Teknologi Roket ORPA BRIN (dahulu LAPAN), program R-Han 450 — nama baru dari RX-450 — kini memasuki fase lanjutan. Proyek ini dijalankan di fasilitas penelitian yang berlokasi di Rumpin, Bogor, Jawa Barat.
“Roket RX-450 dirancang tidak hanya untuk keperluan militer sebagai roket balistik, namun juga sebagai basis Roket Pengorbit Satelit (RPS) buatan dalam negeri. Peluncuran perdana untuk kepentingan orbit satelit ditargetkan terjadi pada tahun 2025,” jelas Kementerian Pertahanan RI dalam siaran resminya pada 11 November 2023.
Kekuatan Strategis RX-450: Efektif, Akurat, dan Terjangkau
Roket RX-450 memiliki kaliber 450 mm dan mampu menjangkau sasaran hingga 100 km. Dalam uji coba sebelumnya, roket ini sukses menembus target jarak jauh dengan presisi yang tinggi.
Sebagai rudal permukaan-ke-permukaan, RX-450 didesain untuk menyerang sasaran penting seperti bunker, pusat komando, dan sistem pertahanan udara musuh. Teknologi ini memungkinkan serangan strategis dari garis belakang, tanpa perlu mengerahkan kekuatan udara secara langsung.
“Dengan meningkatkan jarak tembak ideal hingga 250 km, RX-450 berpotensi ditempatkan di wilayah perbatasan sebagai elemen deterrent strategis yang mencegah infiltrasi sebelum memasuki wilayah kedaulatan NKRI.”
Dari Roket Militer ke Satelit Nasional
Selain menjadi bagian dari kekuatan pertahanan, RX-450 juga dibangun dengan visi jangka panjang: mengorbitkan satelit Indonesia secara mandiri. Hal ini menjadi langkah besar dalam kemandirian teknologi antariksa, sesuatu yang sempat terhambat sejak masa pasca 1965.
Para insinyur roket Indonesia tidak muluk-muluk dalam mimpinya. Bagi mereka, bisa meluncurkan satelit buatan dalam negeri dengan roket buatan sendiri sudah merupakan pencapaian luar biasa.
“Transformasi roket menjadi peluru kendali bukan hanya simbol kemajuan teknologi, tetapi juga perwujudan nyata dari komitmen menjaga kedaulatan nasional,” ujar salah satu peneliti di Rumpin.
Untuk informasi lebih lanjut tentang perkembangan pertahanan nasional, teknologi alutsista, dan riset strategis dalam negeri, kunjungi portal resmi kami di www.gelanggangnews.com — sumber terpercaya untuk berita pertahanan Indonesia.













