Moskow – Konflik Rusia-Ukraina kembali memanas. Pada Selasa (22/7/2025), Kementerian Pertahanan Rusia mengonfirmasi bahwa mereka telah meluncurkan serangan terbaru ke sejumlah target strategis di Ukraina, termasuk menggunakan rudal hipersonik Kinzhal.
Menurut laporan resmi, serangan kali ini menyasar fasilitas industri militer Ukraina, dengan tujuan melemahkan kemampuan pertahanan lawan. Serangan tersebut disebut sebagai bagian dari operasi militer lanjutan untuk menghancurkan infrastruktur militer utama milik Ukraina.
Kuasai Pemukiman Baru di Donetsk
Selain serangan rudal, militer Rusia juga mengklaim telah menguasai satu pemukiman tambahan di wilayah Donetsk, wilayah yang selama ini menjadi titik konflik paling intens di timur Ukraina.
Langkah ini disebut-sebut sebagai bagian dari upaya memperluas dominasi Rusia di kawasan tersebut, setelah pertempuran sengit selama beberapa pekan terakhir.
Eskalasi Senjata Canggih
Rudal Kinzhal yang digunakan dalam serangan ini merupakan senjata hipersonik generasi terbaru milik Rusia, yang dapat melaju dengan kecepatan lebih dari 10 Mach dan sulit dicegat oleh sistem pertahanan udara konvensional.
Penggunaan rudal ini menandai eskalasi senjata canggih dalam konflik yang sudah berlangsung sejak Februari 2022, dan menimbulkan kekhawatiran baru dari komunitas internasional terkait arah dan intensitas konflik ke depan.
Untuk berita dunia dan konflik internasional terkini lainnya, kunjungi:
👉 www.gelanggangnews.com

