Bekasi – Persija Jakarta menjadikan Stadion Patriot Candrabhaga sebagai kandang sementara sebelum kembali bermarkas di Jakarta International Stadium (JIS) pada musim depan. Namun, kondisi stadion yang baru selesai direnovasi justru menuai sorotan dari pemain dan pelatih.
Renovasi stadion yang rampung pada 2025 ini menghabiskan anggaran Rp42,44 miliar dari Kementerian Pekerjaan Umum. Perbaikan mencakup pergantian rumput, pemasangan fasilitas VAR, peningkatan sistem pencahayaan, serta perbaikan jalur evakuasi. Sayangnya, hasil renovasi tersebut belum sepenuhnya memenuhi harapan tim Macan Kemayoran.
Bek tengah Persija sekaligus pemain andalan timnas Indonesia, Rizky Ridho, mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap kualitas stadion. Usai pertandingan melawan Arema FC pada Minggu (9/3/2025), ia menyoroti kondisi rumput yang tidak merata serta beberapa fasilitas ruang ganti yang kurang memadai.
“Ketika kami datang pertama kali setelah renovasi, harapan kami stadion ini lebih baik. Tapi kenyataannya, rumput di tengah lapangan malah gundul, beberapa keran di kamar mandi juga rusak, begitu pula dengan closet,” ujar Rizky Ridho.
Ia menambahkan bahwa kondisi rumput yang buruk dapat memengaruhi strategi permainan, terutama dalam skema operan pendek. “Pelatih sampai mengingatkan kami untuk berhati-hati jika bermain di tengah lapangan. Jujur, saya tidak tahu bagian mana dari stadion ini yang benar-benar direnovasi,” tambahnya.
Senada dengan Rizky Ridho, pelatih Persija, Carlos Pena, juga mengkritik kondisi lapangan yang jauh dari standar ideal untuk Liga 1.
“Kalau berbicara tentang rumput, ini tidak layak untuk pertandingan sekelas Liga 1,” tegas Pena.
Ia pun membandingkan dengan stadion lain yang mereka gunakan dalam laga tandang. “Empat hari lalu, kami bertanding melawan PSIS Semarang di Indomilk Arena, dan kualitas rumput di sana jauh lebih baik dibanding di sini (Stadion Patriot),” jelasnya.
Pena juga menegaskan bahwa timnya jauh lebih nyaman bermain di JIS. “JIS adalah stadion luar biasa bagi kami dan para suporter,” tambahnya.
Selain kondisi stadion yang mengecewakan, Persija juga harus menghadapi kenyataan pahit setelah kalah dari Arema FC. Hasil ini membuat posisi mereka di klasemen semakin terancam.
Saat ini, Macan Kemayoran hanya unggul tiga poin dari Bali United yang akan menghadapi PSBS Biak di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada Selasa (11/3/2025) pukul 20.30 WIB.
Tim asuhan Carlos Pena harus segera melakukan evaluasi demi menjaga peluang mereka di papan atas klasemen. Sementara itu, keluhan soal Stadion Patriot Candrabhaga menjadi catatan penting bagi pihak pengelola untuk benar-benar memastikan kualitas stadion sesuai dengan standar yang diharapkan.
sumber: https://gelanggangnews.com/
