Prabowo Bakal Bertemu PM Anwar Ibrahim di Istana Jakarta, Bahas Konsultasi Tahunan RI-Malaysia

JAKARTA – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menerima kunjungan resmi Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, di Istana Kepresidenan Jakarta, dalam rangka Konsultasi Tahunan ke-13 antara Indonesia dan Malaysia. Forum ini merupakan mekanisme bilateral yang telah rutin dilaksanakan sejak tahun 2004, namun sempat vakum selama tujuh tahun terakhir.

PM Anwar tiba di Jakarta pada Senin malam (28/7/2025) untuk memulai kunjungan kerja dua hari yang sarat agenda strategis. Pertemuan ini menjadi yang pertama kalinya dalam format Konsultasi Tahunan sejak pertemuan terakhir pada 2017 di Kuching, Sarawak, Malaysia.

Menurut siaran pers Sekretariat Presiden, pertemuan ini membahas penguatan kerja sama bilateral di berbagai bidang utama, termasuk ekonomi, perbatasan, teknologi, serta tantangan kawasan dan global. Kementerian Luar Negeri Malaysia menyatakan bahwa kedua pemimpin juga akan bertukar pandangan terkait dinamika geopolitik dan posisi bersama dalam konteks ASEAN.

Tanda Tangan Empat MoU Strategis

Presiden Prabowo dan PM Anwar dijadwalkan menyaksikan pertukaran empat Nota Kesepahaman (MoU) yang mencakup:

  1. Pengelolaan perbatasan darat antarnegara,

  2. Kerja sama di sektor kesehatan publik,

  3. Kolaborasi dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK), serta

  4. Peningkatan kapasitas pemerintahan digital.

Keempat dokumen ini diharapkan memperkuat kerja sama teknis lintas sektor dan menjadi pijakan baru bagi pembangunan bersama, terutama di kawasan perbatasan Indonesia–Malaysia.

Pidato PM Anwar di Sekretariat ASEAN

Setelah pertemuan bilateral di Istana, PM Anwar Ibrahim dijadwalkan berkunjung ke Sekretariat ASEAN di Jakarta. Di sana, ia akan menyampaikan Pidato Kebijakan ASEAN sebagai bagian dari persiapan Keketuaan Malaysia di ASEAN pada tahun 2025. Pidato ini akan menegaskan posisi Malaysia dalam mendorong integrasi kawasan dan kerja sama regional yang inklusif, tangguh, dan berorientasi masa depan.

Enam Kali Bertemu Sejak Oktober 2024

Pertemuan hari ini mencatatkan momen keenam antara Prabowo dan Anwar sejak pelantikan Prabowo sebagai Presiden RI pada 20 Oktober 2024. Hubungan personal dan diplomatik yang erat antara kedua pemimpin terlihat dari frekuensi pertemuan intensif sepanjang sembilan bulan terakhir. Berikut rekam jejak pertemuan mereka:

  1. 20 Oktober 2024 – Makan malam di kediaman Prabowo, sesaat setelah pelantikannya sebagai Presiden RI.

  2. 9 Januari 2025 – Pertemuan formal pertama di Rumah Tangsi, Kuala Lumpur, membahas hubungan budaya dan ekonomi.

  3. 27 Januari 2025 – Kunjungan kenegaraan Prabowo ke Malaysia; membahas dukungan terhadap Keketuaan Malaysia di ASEAN.

  4. 6 April 2025 – Silaturahmi Idul Fitri di Putrajaya, Malaysia. Bahas dampak kebijakan tarif AS dan bantuan kemanusiaan Myanmar.

  5. 27 Juni 2025 – Diskusi bilateral di Istana Jakarta, menyoroti konflik Timur Tengah dan isu Selat Ambalat.

Pertemuan-pertemuan tersebut menggambarkan semakin solidnya hubungan bilateral Indonesia–Malaysia yang dibangun tidak hanya di level institusi negara, tetapi juga melalui komunikasi antarpemimpin yang erat dan strategis.

Komitmen Jangka Panjang untuk Stabilitas Kawasan

Konsultasi Tahunan ke-13 ini bukan sekadar simbol diplomatik, namun juga menjadi fondasi komitmen jangka panjang kedua negara dalam menjaga stabilitas, memajukan ekonomi kawasan, serta memperkuat solidaritas ASEAN dalam menghadapi tantangan global seperti perubahan iklim, rivalitas geopolitik, hingga transformasi digital.

Kedua pemimpin negara pun menyampaikan optimisme bahwa kolaborasi yang dijalin saat ini akan membuka jalan bagi kerja sama yang lebih inklusif, adaptif, dan menguntungkan rakyat kedua negara.


Ikuti terus perkembangan diplomasi kawasan dan kebijakan luar negeri Indonesia hanya di:
👉 www.gelanggangnews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *