Ruang Berita Terpercaya untuk Anda

Pidato Depan TNI, Prabowo Ungkap Sistem Pertahanan Rakyat Semesta, Apa Itu?

ByAdmin Gelanggang

Aug 11, 2025

Jakarta – Dalam sebuah pidato di hadapan jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI), Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menegaskan kembali pentingnya sistem pertahanan rakyat semesta sebagai konsep utama dalam menjaga kedaulatan nasional. Pidato depan TNI, Prabowo ungkap sistem pertahanan rakyat semesta, apa itu? menjadi perbincangan hangat di kalangan pengamat pertahanan dan publik luas.

Dalam acara yang digelar di Markas Besar TNI Cilangkap pada Kamis (8/8), Prabowo menyampaikan bahwa sistem pertahanan rakyat semesta merupakan bagian dari strategi jangka panjang Indonesia dalam menghadapi potensi ancaman militer maupun nonmiliter di masa depan.

“Sistem ini bukan sekadar militeristik. Ini adalah upaya menyeluruh, melibatkan seluruh elemen bangsa—dari militer, sipil, sampai komponen cadangan—untuk bersama-sama menjaga NKRI,” ujar Prabowo dalam pidatonya.

Apa Itu Sistem Pertahanan Rakyat Semesta?

Konsep sistem pertahanan rakyat semesta bukanlah hal baru dalam doktrin pertahanan Indonesia. Gagasan ini pertama kali dicetuskan sejak era kemerdekaan dan tercantum dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara. Namun, di bawah kepemimpinan Prabowo, konsep tersebut kembali ditekankan sebagai bagian dari penguatan kemandirian pertahanan nasional.

Dalam pidato depan TNI, Prabowo ungkap sistem pertahanan rakyat semesta, apa itu? mengacu pada strategi pertahanan yang berbasis pada keterlibatan seluruh rakyat Indonesia. Sistem ini bersifat semesta, artinya seluruh wilayah dan kekuatan nasional menjadi bagian dari sistem pertahanan, serta bersifat rakyat karena mengandalkan partisipasi aktif masyarakat.

“Setiap warga negara punya peran. Tidak harus angkat senjata, tapi bisa lewat kesiapsiagaan, logistik, hingga sistem informasi,” tambah Prabowo.

Relevansi di Era Modern

Di tengah meningkatnya tensi geopolitik kawasan dan tantangan non-konvensional seperti serangan siber dan disinformasi, sistem pertahanan rakyat semesta dinilai sangat relevan. Prabowo menyatakan bahwa Indonesia tidak boleh hanya bergantung pada kekuatan militer konvensional, melainkan harus membangun daya tangkal berbasis kesadaran nasional.

Pidato depan TNI, Prabowo ungkap sistem pertahanan rakyat semesta, apa itu? menjadi penegasan bahwa konsep ini akan terus dikembangkan, termasuk dengan pelibatan generasi muda melalui pendidikan bela negara dan pelatihan komponen cadangan.

Reaksi dan Tanggapan

Pengamat militer Connie Rahakundini Bakrie menyambut baik penekanan kembali konsep pertahanan semesta oleh Menhan. “Ini penting, apalagi di era hybrid warfare. Kesiapsiagaan rakyat adalah bagian vital dari pertahanan nasional,” ujarnya.

Namun, ia juga mengingatkan bahwa penerapan sistem ini perlu perencanaan matang, anggaran memadai, serta dukungan lintas sektor, termasuk dunia pendidikan dan industri.

Dengan semakin banyaknya tantangan keamanan multidimensi, pidato depan TNI, Prabowo ungkap sistem pertahanan rakyat semesta, apa itu? menjadi sinyal penting bahwa pendekatan pertahanan nasional Indonesia sedang bergerak ke arah yang lebih inklusif dan komprehensif.

Untuk informasi lebih lengkap dan berita terbaru seputar pertahanan, kunjungi GELANGGANG NEWS di www.gelanggangnews.com.