Ruang Berita Terpercaya untuk Anda

Pertamina NRE Jamin Produksi B40 Tak Akan Ganggu Pasokan Minyak Goreng

ByAdmin Gelanggang

Jan 16, 2025
Pertamina NRE Jamin Produksi B40 Tak Akan Ganggu Pasokan Minyak Goreng

John Anis, CEO Pertamina New & Renewable Energy (NRE), menyampaikan jaminan bahwa kebutuhan minyak sawit mentah (CPO) untuk produksi B40 tidak akan mengganggu pasokan bahan baku minyak goreng. Dalam wawancara di Abu Dhabi Sustainability Week (ADSW) 2025 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, pada Rabu (15/1/2025), John menjelaskan bahwa proyeksi produksi CPO menunjukkan hasil yang positif. “Sejauh ini, kami tetap optimistis bahwa produksi B40 dapat berjalan lancar tanpa berdampak pada kebutuhan CPO untuk konsumsi domestik, terutama untuk minyak goreng,” ujarnya.

John juga menambahkan bahwa proyeksi tersebut selalu dibahas dengan para produsen CPO untuk memastikan pasokan tetap aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Mengenai pengaruh B40 terhadap ekspor, ia menjelaskan bahwa hal ini bergantung pada seberapa besar bagian CPO yang digunakan untuk kepentingan domestik.

Pertamina NRE Jamin Produksi B40 Tak Akan Ganggu Pasokan Minyak Goreng

Jika produksi B40 mengurangi volume ekspor, John meyakini dampaknya terhadap perekonomian Indonesia tidak akan terlalu besar. “B40 juga berkontribusi mengurangi impor diesel, jadi meskipun ekspor berkurang, ada penghematan devisa negara yang tidak kalah penting,” tambahnya. Selain itu, John juga menegaskan bahwa penerapan B40 bertujuan untuk memperkuat ketahanan energi dalam negeri sekaligus membuat bahan bakar yang digunakan lebih ramah lingkungan.

B40 adalah campuran 40% biodiesel berbahan dasar minyak sawit dengan solar, yang diatur dalam Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) No 341.K/EK.01/MEM.E/2024. Program ini diharapkan memberikan manfaat yang lebih luas, termasuk penghematan devisa dan dampak positif terhadap lingkungan.

Sebelumnya, Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung, menjelaskan bahwa kebijakan B40 mulai berlaku pada 1 Januari 2025, namun implementasinya masih dalam fase transisi hingga Februari 2025. “Pada masa transisi ini, kami memberikan waktu untuk penyesuaian teknologi dan penyelesaian stok B35, agar penerapan B40 bisa berjalan secara penuh pada Februari,” ungkap Yuliot.