Nokia Buka Peluang Lisensikan Merek ke Produsen Smartphone Baru

Gelanggang News – Teknologi | www.gelanggangnews.com
Setelah sekian lama bekerja sama dengan HMD Global, Nokia kini bersiap membuka lembaran baru dalam bisnis perangkat seluler. Kerja sama lisensi antara Nokia dan HMD resmi berakhir pada tahun 2024, dan kini raksasa teknologi asal Finlandia itu tengah mencari mitra manufaktur baru untuk melanjutkan kiprahnya di pasar ponsel.

🔄 Akhir Era HMD, Awal Peluang Baru?

Sebagai bagian dari pemutusan kerja sama, HMD Global telah menghapus seluruh ponsel bermerek Nokia dari situs resminya dan menggantinya dengan seri-seri baru yang mengusung label “HMD” sebagai merek utama.

Meski demikian, Nokia belum menyerah. Dalam forum diskusi online Reddit, seorang manajer komunitas perusahaan mengisyaratkan bahwa Nokia masih terbuka menjalin kerja sama dengan produsen smartphone skala besar untuk memproduksi kembali ponsel bermerek Nokia. Pernyataan ini memang belum dikonfirmasi secara resmi, namun cukup menunjukkan bahwa Nokia sedang menjajaki peluang comeback.


📺 Merek Nokia Pernah Digunakan di Banyak Produk

Selama beberapa tahun terakhir, merek Nokia telah dilisensikan untuk berbagai lini produk:

  • Televisi oleh Streamview

  • Aksesori audio oleh RichGo

  • Laptop oleh OFF Global

Namun, lisensi-lisensi ini pun dilaporkan sudah berakhir. Dengan demikian, seluruh potensi penggunaan merek Nokia kini terbuka kembali bagi mitra baru yang mampu mengangkat reputasi legendaris mereka di era modern.


🛑 Rumor Akuisisi oleh Samsung Dibantah

Beberapa spekulasi sempat beredar bahwa Samsung tertarik mengakuisisi bisnis jaringan Nokia, namun rumor ini telah dibantah oleh pihak manajemen Nokia. Sementara itu, HMD Global sebagai eks-rekanan Nokia juga tengah menghadapi tantangan, termasuk pemangkasan operasional mereka di pasar Amerika Serikat.


💰 Kinerja Keuangan dan Masa Depan Nokia

Nokia dijadwalkan merilis laporan keuangan kuartal kedua pada 24 Juli 2025. Pada kuartal pertama, perusahaan membukukan:

  • Laba operasional sebesar €156 juta (sekitar Rp2,97 triliun)

  • Penjualan bersih sebesar €4,39 miliar (sekitar Rp83,6 triliun)

Kinerja ini akan menjadi acuan bagi para investor dan mitra potensial dalam melihat prospek masa depan Nokia, baik di sektor jaringan maupun ponsel pintar.

Ikuti terus perkembangan terbaru dunia teknologi hanya di
👉 www.gelanggangnews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *