Aktor kawakan dan aktivis lingkungan, Mark Ruffalo, kembali menunjukkan komitmennya pada isu demokrasi dengan turut ambil bagian dalam unjuk rasa bertajuk “No Kings” yang digelar secara nasional di Amerika Serikat.
Ribuan warga tumpah ruah di berbagai kota untuk menyuarakan penolakan terhadap parade militer besar-besaran yang digelar bertepatan dengan HUT ke-250 Angkatan Darat AS dan ulang tahun ke-79 mantan Presiden Donald Trump. Banyak pihak menilai parade tersebut bernuansa otoriter dan mengkultuskan individu, sehingga memicu aksi perlawanan dari publik.
Di hadapan massa yang berkumpul di Bryant Park, New York City, Ruffalo menyampaikan pidato penuh semangat. Ia menyebut rakyat Amerika kini harus menjadi “Avengers” sesungguhnya, menyindir karakter pahlawan super yang ia perankan di film:
“Tak ada yang akan datang menyelamatkan kita. Sekarang kita adalah Avengers. Rakyat harus bersatu.”
Ruffalo juga menegaskan bahwa kebebasan tidak akan datang tanpa keberanian, dan memperingatkan tentang ancaman dari para pemimpin yang dinilai bertindak bak raja:
“Kita punya seorang raja dan lingkarannya… yang menginjak-injak hak dan kebebasan kita.”
Tak hanya Ruffalo, sejumlah tokoh publik lain seperti Susan Sarandon, Julia Louis-Dreyfus, hingga Kerry Washington turut menyuarakan sikap mereka dalam protes ini. Aksi “No Kings” sendiri berlangsung di lebih dari 2.000 titik di seluruh Amerika, dan disebut-sebut sebagai salah satu unjuk rasa terbesar dalam sejarah negara itu, dengan jutaan partisipan.
Aksi ini digerakkan oleh sejumlah kelompok aktivis seperti Indivisible dan Third Act, yang menyerukan agar rakyat tidak diam saat demokrasi terancam.
Baca berita lengkapnya di: https://gelanggangnews.com/
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

