Jakarta – Gubernur Bali terpilih, I Wayan Koster, menyatakan bahwa seluruh kepala daerah yang mengikuti pembekalan di Akademi Militer (Akmil) Magelang akan mengenakan pakaian dinas lapangan (PDL) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) pada hari pertama kedatangan mereka.
“Setibanya di lokasi, seluruh kepala daerah akan menggunakan seragam PDL yang serupa dengan pakaian dinas Satpol PP,” ujar Koster di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Senin (17/2).
Selain seragam tersebut, peserta juga diwajibkan membawa beberapa jenis pakaian lain, seperti kemeja putih, pakaian olahraga, dan batik. Pembekalan ini bertujuan untuk memperkuat semangat kebangsaan serta meningkatkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.
Para kepala daerah yang terpilih dalam Pilkada 2024 dijadwalkan akan dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025. Usai pelantikan, mereka akan menjalani pembekalan di Akmil Magelang selama sepekan, mulai 21 hingga 28 Februari. Secara keseluruhan, terdapat 505 kepala daerah yang akan mengikuti program ini.

Dalam kesempatan yang sama, Koster juga menegaskan dukungannya terhadap kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan oleh Presiden Prabowo. Ia menyebut bahwa Pemerintah Provinsi Bali telah lebih dulu menerapkan langkah serupa sejak pandemi Covid-19 pada 2020.
“[Saat pandemi Covid-19] kami telah melakukan efisiensi anggaran yang lebih ketat dibandingkan dengan instruksi yang diberikan oleh pemerintah pusat. Kebijakan Presiden Prabowo dalam efisiensi anggaran bertujuan untuk menciptakan APBN dan APBD yang sehat, serta memastikan kondisi fiskal yang stabil bagi pemerintah pusat dan daerah,” ujar Koster.
Dengan adanya pembekalan ini, diharapkan kepala daerah dapat lebih memahami arah kebijakan nasional serta meningkatkan koordinasi dalam pelaksanaan program pemerintahan di daerah masing-masing.
Sumber: www.gelanggangnews.com
