GelanggangNews – KOTA BOGOR – Cuaca ekstrem kembali memicu bencana di wilayah Kota Bogor. Sebuah tebing setinggi 5 meter di Kelurahan Kedung Jaya, Kecamatan Tanahsareal, mengalami longsor yang mengakibatkan kerusakan serius pada hunian warga. Dinding bagian belakang salah satu rumah dilaporkan jebol dan materialnya menimpa rumah lain di bawahnya.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadi Sasongko, mengonfirmasi bahwa insiden ini dipicu oleh kombinasi faktor cuaca dan masalah drainase. Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (5/5) saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut.
Penyebab dan Dampak Kerusakan
Berdasarkan hasil asesmen di lapangan, longsor terjadi bukan hanya karena intensitas hujan yang tinggi, melainkan juga akibat kondisi tanah yang labil karena rembesan air.
Pemicu Utama: Guyuran hujan lebat serta adanya kebocoran pada saluran pembuangan air kamar mandi yang mengikis struktur tanah secara perlahan.
Titik Terdampak: Rumah milik Bapak Saryadi menjadi korban paling terdampak. Bagian dapur dan kamar mandi rumahnya ambrol dan terbawa material longsoran.
Dampak Lanjutan: Material longsoran dari tebing setinggi 5 meter tersebut juga menimpa satu unit rumah yang berada tepat di bawah area longsor.
“Kejadian ini dikarenakan hujan deras dan saluran pembuangan kamar mandi yang bocor, sehingga tanah terkikis dan mengakibatkan dinding belakang rumah warga ambrol,” jelas Dimas Tiko pada Rabu (6/5/2026).
Langkah Penanganan Darurat
Pihak BPBD Kota Bogor telah bergerak cepat ke lokasi untuk melakukan penanganan awal guna meminimalisir risiko jatuhnya korban jiwa atau kerusakan yang lebih luas.
Pemasangan Terpal: Petugas telah menutup titik longsoran dengan terpal untuk mencegah air hujan langsung meresap ke dalam tanah yang sudah labil.
Asesmen Lokasi: Pendataan terhadap kerugian material dan kondisi struktur bangunan di sekitar lokasi terus dilakukan.
Koordinasi Lanjutan: BPBD menekankan perlunya intervensi teknis dari pihak terkait untuk perbaikan permanen tebing tersebut.
Peringatan Potensi Longsor Susulan
Pihak berwenang mengimbau warga untuk tetap waspada, mengingat curah hujan di wilayah Bogor masih fluktuatif. Kerawanan longsor susulan masih menghantui jika tidak segera dilakukan perbaikan pada dinding penahan tanah.
“Asesmen sudah selesai, namun kami tetap khawatir akan adanya longsor susulan apabila hujan deras kembali turun. Perlu penanganan lanjutan segera dari instansi terkait,” pungkas Dimas.













