Ruang Berita Terpercaya untuk Anda

Geger Siswa SMPN 2 Sumberlawang Sragen Ditemukan Tewas di Toilet, Diduga Akibat Perkelahian

ByAdmin Gelanggang

Apr 8, 2026

GelanggangNews – SRAGEN – Seorang siswa ditemukan meninggal dunia di toilet sekolah. Siswa berinisial WA yang merupakan siswa kelas 8 di SMP Negeri 2 Sumberlawang tersebut diduga tewas akibat terlibat perkelahian.

Kabar tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Sumberlawang, AKP Sudarmaji. Ia menyampaikan bahwa pihak kepolisian menerima laporan pada Selasa (7/4/2026) siang mengenai adanya perkelahian yang menyebabkan seorang siswa tewas.

“Iya, betul,” ujar Sudarmaji saat dihubungi melalui telepon mengenai kabar perkelahian yang menyebabkan siswa meninggal dunia, Selasa (7/4/2026).

Kronologi Laporan

Sudarmaji menjelaskan bahwa Polsek Sumberlawang menerima laporan sekitar pukul 12.00 WIB langsung dari Kepala SMP Negeri 2 Sumberlawang. “Kejadian di SMP 2, untuk kejadian tadi itu dikabari dari kepala sekolah sekitar jam 12.00,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia menginformasikan bahwa jenazah korban saat ini telah dibawa ke RSUD Sragen untuk proses lebih lanjut. “Jenazah masih di kamar jenazah. Untuk detailnya, nanti dulu,” pungkasnya.

Tanggapan Pihak Sekolah dan Dinas

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 2 Sumberlawang, Agung Jatmiko, mengonfirmasi bahwa korban merupakan siswa kelas 8. Namun, ia enggan berkomentar banyak mengenai penyebab pasti kematian siswa tersebut.

“Kelas delapan. Kalau itu (penyebab meninggal) saya kurang tahu persis. Yang jelas, kronologinya seperti apa saya belum tahu tadi. Begitu datang, saya langsung melapor ke dinas, lalu diminta ke sini menjemput bapak,” tuturnya.

Di sisi lain, Kasi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter Bidang SMP Disdikbud Sragen, Yuni Susilawati, menuturkan bahwa insiden tersebut melibatkan sesama murid kelas 8. Ia menegaskan bahwa saat kejadian, aktivitas di sekolah sedang berlangsung normal.

“Sesama kelas 8. (Diduga perkelahian?) Iya. Tidak ada unsur dari Bapak atau Ibu guru karena mereka juga sedang ada proses TKA (Tes Kemampuan Akademik), kemudian juga sedang proses pembelajaran,” jelas Yuni.