Ruang Berita Terpercaya untuk Anda

Geger Pria Dibacok 3 Orang di Koja, Pelakunya Pengamen Ondel-ondel

ByAdmin Gelanggang

Nov 20, 2025

Warga Koja, Jakarta Utara digemparkan oleh aksi kekerasan brutal yang terjadi pada malam hari ketika seorang pria menjadi korban pembacokan oleh tiga orang sekaligus. Informasi yang diterima Gelanggang News menyebutkan bahwa para pelaku diketahui merupakan pengamen ondel-ondel yang kerap beroperasi di kawasan tersebut. Insiden ini memicu kekhawatiran publik mengenai keamanan lingkungan, terutama di wilayah yang sering dilalui masyarakat pada malam hari.

Peristiwa pembacokan terjadi di sebuah gang permukiman padat penduduk. Menurut keterangan saksi, korban awalnya sedang berjalan pulang setelah selesai bekerja. Tak lama kemudian, ia dihampiri tiga pelaku yang diduga dalam kondisi terpengaruh minuman keras. Pertengkaran singkat terjadi sebelum akhirnya para pelaku menyerang korban menggunakan senjata tajam yang mereka bawa.

Korban mengalami luka serius di beberapa bagian tubuh dan langsung dilarikan warga ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis intensif. Dokter yang menangani menyebutkan bahwa korban berada dalam kondisi kritis saat pertama kali tiba, namun kini mulai menunjukkan tanda-tanda stabil setelah menjalani operasi darurat.

Pihak kepolisian dari Polsek Koja bergerak cepat dengan melakukan penyisiran di sekitar lokasi dan berhasil mengamankan ketiga pelaku tidak lama setelah kejadian. Ketiganya kini ditahan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi menduga motif pembacokan dipicu oleh perselisihan spontan yang diperburuk oleh kondisi pelaku yang tidak sadar akibat konsumsi alkohol.

Kapolsek Koja menegaskan bahwa pihaknya akan menindak tegas segala bentuk kejahatan jalanan, terutama yang melibatkan kelompok pengamen yang kerap berpindah-pindah tempat. Ia menambahkan bahwa kegiatan patroli malam di area permukiman akan ditingkatkan guna mencegah terulangnya kejadian serupa.

Warga sekitar menyebut bahwa para pengamen ondel-ondel tersebut memang sering terlihat berkeliaran di wilayah Koja. Beberapa warga bahkan mengaku pernah merasa tidak nyaman dengan tingkah laku para pengamen itu yang terkadang memaksa saat meminta uang. Insiden pembacokan ini semakin memperkuat tuntutan warga agar pihak berwenang melakukan penataan ulang terhadap aktivitas pengamen jalanan yang berpotensi mengganggu keamanan.

Kasus ini turut mengundang perhatian publik di media sosial, dengan banyak warganet menyoroti perlunya pengawasan lebih ketat terhadap kelompok pengamen yang membawa atribut besar seperti ondel-ondel namun beroperasi tanpa izin resmi. Masyarakat berharap kejadian ini menjadi momentum untuk memperbaiki sistem keamanan sekaligus memperketat regulasi terhadap aktivitas pengamen yang kerap berkeliaran hingga larut malam.

Berita selengkapnya hanya di: www.gelanggangnews.com