GELANGGANG NEWS – Dunia perfilman Indonesia kembali diramaikan oleh kehadiran film horor terbaru yang mengusung tema unik dan sarat budaya lokal. Gabungkan Bahulawean dan Bawang Merah Bawang Putih, film Perempuan Pembawa Sial siap bikin merinding para penonton dengan kisah menyeramkan yang terinspirasi dari cerita rakyat dan unsur mistis Nusantara.
Disutradarai oleh Andi Nugroho, film Perempuan Pembawa Sial menghadirkan nuansa horor tradisional dengan balutan narasi modern. Bahulawean—sebuah istilah lokal yang merujuk pada kutukan turun-temurun atau kejadian buruk karena dosa leluhur—dikombinasikan dengan cerita legendaris Bawang Merah Bawang Putih. Perpaduan dua elemen tersebut menjadi landasan cerita yang kental dengan nilai moral dan atmosfer menyeramkan.
Dalam film ini, tokoh utama adalah seorang gadis bernama Sari, yang diyakini membawa sial bagi keluarganya sejak lahir. Kehidupannya mulai berubah saat ia menemukan fakta bahwa garis keturunannya terkait dengan kisah Bawang Merah Bawang Putih, namun dalam versi gelap dan penuh dendam. Gabungkan Bahulawean dan Bawang Merah Bawang Putih, film Perempuan Pembawa Sial pun menjelma menjadi kisah horor yang menyentuh sisi emosional dan budaya penonton.
Produser film, Maya Karisma, menyatakan bahwa konsep ini diambil untuk mengangkat kembali kekayaan cerita rakyat Indonesia dalam kemasan sinematik yang relevan dengan generasi sekarang. “Kami ingin menunjukkan bahwa horor Indonesia tidak hanya soal hantu, tapi juga tentang trauma, warisan budaya, dan konflik antar generasi,” ujarnya dalam konferensi pers peluncuran film.

Film Perempuan Pembawa Sial dijadwalkan tayang serentak di bioskop nasional mulai 5 September 2025. Trailer resminya telah mendapat lebih dari 1 juta penayangan dalam waktu 48 jam sejak dirilis, menandakan tingginya antusiasme publik. Kritikus film menilai bahwa dengan gabungkan Bahulawean dan Bawang Merah Bawang Putih, film ini berpotensi menjadi salah satu horor lokal paling menarik tahun ini.
Selain jalan cerita yang kuat, film ini juga diperkuat oleh sinematografi kelam dan scoring musik yang menegangkan. Pemeran utama, Anya Geraldine, berhasil membawakan karakter Sari dengan intensitas emosional yang mendalam, menghidupkan narasi kelam di balik konsep “pembawa sial”.
Gabungkan Bahulawean dan Bawang Merah Bawang Putih, film Perempuan Pembawa Sial siap bikin merinding bukan hanya karena adegan seram, tetapi juga karena konflik batin dan pesan moral yang ditanamkan dalam alur ceritanya. Hal ini menjadikannya tontonan horor yang bukan hanya menakutkan, tapi juga menggugah.
Untuk informasi lebih lanjut seputar dunia film dan hiburan tanah air, kunjungi www.gelanggangnews.com

