GELANGGANG NEWS – Perjalanan hidup Sadam tidak selalu berjalan mulus. Sejak duduk di bangku sekolah menengah, keinginan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi kerap terbentur masalah biaya. Kondisi ekonomi keluarga yang terbatas membuat impian kuliah terasa jauh dan sulit digapai. Kekhawatiran akan biaya pendaftaran, uang semester, hingga kebutuhan hidup selama kuliah sempat menghantui pikirannya setiap hari.
Sadam mengaku hampir menyerah dengan keadaan. Ia sempat berpikir untuk langsung bekerja demi membantu perekonomian keluarga, meski harus mengubur mimpi mengenyam pendidikan tinggi. Namun, harapan itu kembali tumbuh ketika ia mengenal program Sekolah Rakyat, sebuah jalur pendidikan yang memberikan akses dan pendampingan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Melalui Sekolah Rakyat, Sadam mendapatkan bimbingan belajar, motivasi, serta informasi mengenai peluang melanjutkan pendidikan tanpa terbebani biaya besar. Program ini membuka wawasannya bahwa kuliah bukan hanya milik mereka yang berkecukupan secara ekonomi, tetapi juga dapat diraih oleh siapa saja yang memiliki tekad dan kemauan kuat.
Perubahan besar mulai dirasakan Sadam. Rasa pesimis yang dulu mendominasi perlahan tergantikan oleh keyakinan. Ia kini lebih percaya diri menata masa depan dan berani bermimpi lebih tinggi. Dengan pendampingan yang ia terima, Sadam merasa memiliki arah dan tujuan yang jelas untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Sadam menilai Sekolah Rakyat bukan sekadar tempat belajar, tetapi juga ruang untuk membangun mental dan kepercayaan diri. Ia belajar bahwa keterbatasan ekonomi bukan alasan untuk berhenti berjuang. Dukungan moral dan lingkungan yang positif membuatnya semakin mantap mengejar cita-cita.
Kisah Sadam menjadi gambaran nyata bahwa akses pendidikan yang inklusif mampu mengubah cara pandang generasi muda terhadap masa depan. Program pendidikan berbasis kerakyatan dinilai berperan penting dalam memutus rantai kemiskinan dan membuka peluang sosial yang lebih luas.
Kini, Sadam menatap masa depan dengan optimisme. Ia yakin dapat melanjutkan kuliah dan membuktikan bahwa latar belakang ekonomi tidak menentukan kualitas mimpi seseorang. Ia berharap kisahnya bisa menjadi inspirasi bagi anak-anak lain yang masih ragu melangkah karena keterbatasan biaya.
Perjuangan Sadam menunjukkan bahwa ketika kesempatan diberikan dan kepercayaan ditumbuhkan, pendidikan dapat menjadi jalan perubahan hidup. Dari rasa takut akan biaya, kini tumbuh keyakinan kuat untuk melangkah menuju bangku kuliah dan masa depan yang lebih cerah.
Ikuti kisah inspiratif dan berita pendidikan lainnya hanya di Gelanggang News:https://www.gelanggangnews.com/

