KHAN YOUNIS, GAZA — Suasana mencekam kembali melanda wilayah selatan Jalur Gaza ketika serangan udara besar-besaran diluncurkan oleh militer Israel pada Senin malam (18/8). Detik-detik Israel serang Khan Younis Gaza, ledakan besar tercipta menjadi sorotan utama di berbagai media internasional, menyusul eskalasi terbaru dalam konflik berkepanjangan di kawasan tersebut.
Serangan ini terjadi sekitar pukul 21.45 waktu setempat. Saksi mata melaporkan sejumlah jet tempur Israel terdengar melintas rendah di atas wilayah Khan Younis sebelum terdengar dentuman keras yang mengguncang permukiman padat penduduk. Dalam video amatir yang beredar luas, detik-detik Israel serang Khan Younis Gaza, ledakan besar tercipta terekam jelas, memperlihatkan kobaran api dan asap hitam membumbung tinggi ke langit malam.
Kementerian Kesehatan Gaza menyebut sedikitnya 14 orang tewas dalam serangan tersebut, termasuk anak-anak dan perempuan. Puluhan lainnya dilaporkan mengalami luka-luka, beberapa dalam kondisi kritis. Rumah sakit di Khan Younis kewalahan menerima korban, sementara tim penyelamat terus melakukan evakuasi dari reruntuhan bangunan yang hancur akibat ledakan.
Militer Israel mengklaim bahwa serangan ini menargetkan fasilitas militan Hamas yang menurut mereka digunakan untuk menyimpan senjata dan merencanakan serangan ke wilayah Israel. Namun, banyak pihak mempertanyakan validitas klaim tersebut mengingat banyaknya korban sipil yang berjatuhan. Detik-detik Israel serang Khan Younis Gaza, ledakan besar tercipta juga memunculkan kecaman dari berbagai organisasi kemanusiaan internasional.

Juru bicara militer Israel menyatakan bahwa operasi ini merupakan respons terhadap serangan roket yang diluncurkan dari wilayah Gaza sehari sebelumnya. Namun, kelompok Hamas menolak bertanggung jawab atas peluncuran roket tersebut dan menyebut serangan Israel sebagai pelanggaran berat terhadap hukum kemanusiaan internasional.
Khan Younis sendiri merupakan salah satu kota terbesar di selatan Gaza yang selama beberapa bulan terakhir menjadi tempat pengungsian warga dari wilayah utara yang lebih dulu digempur. Kini, warga Khan Younis pun harus kembali menghadapi teror dan kehilangan. Detik-detik Israel serang Khan Younis Gaza, ledakan besar tercipta menggambarkan betapa rentannya warga sipil di tengah konflik yang tak kunjung usai.
Reaksi dunia internasional mulai bermunculan. Sekretaris Jenderal PBB menyatakan keprihatinan mendalam atas meningkatnya jumlah korban sipil dan mendesak kedua belah pihak menahan diri. Sementara itu, negara-negara Arab menyerukan gencatan senjata segera dan mendesak komunitas global untuk turun tangan mengakhiri kekerasan.
Perkembangan situasi ini menambah ketegangan yang sudah tinggi di kawasan Timur Tengah. Warga sipil kembali menjadi korban utama dalam konflik yang melibatkan kekuatan militer besar dan kelompok bersenjata lokal.
Untuk informasi terkini dan laporan mendalam lainnya terkait konflik di Gaza, kunjungi situs resmi kami di www.gelanggangnews.com.

