GelanggangNews – Cirebon – Sebuah kecelakaan maut yang melibatkan seorang pelajar terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Harjamukti, Kota Cirebon, tepatnya di depan SMPN 12 pada Kamis (23/4/2026) siang. Korban bernama M. Hafidz (17), seorang pelajar asal Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, meninggal dunia di lokasi kejadian setelah sepeda motor yang dikendarainya oleng dan tertabrak mobil dari arah berlawanan.
Peristiwa tragis ini bermula sekitar pukul 14.20 WIB. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan sejumlah saksi, kecelakaan diawali saat korban yang mengendarai sepeda motor Yamaha F1ZR melaju dari arah utara menuju selatan. Saat melintas di lokasi kejadian, korban berupaya menghindari kendaraan yang berada tepat di depannya. Namun, upaya tersebut membuat motor korban tidak terkendali hingga oleng.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Cirebon Kota, Ipda Rian Marfiliyanto, menjelaskan bahwa motor korban jatuh dan masuk ke jalur yang berlawanan. “Kendaraan sepeda motor melaju dari utara ke selatan atau dari Kota Cirebon menuju Kuningan, kemudian menghindari kendaraan di depannya hingga oleng tidak terkendali dan jatuh ke jalur berlawanan,” ujar Rian dalam keterangan tertulisnya, Kamis malam.
Di saat yang bersamaan, sebuah mobil Toyota Avanza yang dikemudikan oleh warga Kota Cirebon melaju dari arah berlawanan (selatan menuju utara). Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindarkan. “Pada saat yang sama, kendaraan mobil datang dari arah berlawanan dan korban terlindas sehingga mengalami luka di bagian kepala yang mengakibatkan meninggal dunia,” kata Rian.
Faktor Penyebab Kecelakaan Polisi menduga kecelakaan ini dipicu oleh kurangnya kewaspadaan dari kedua belah pihak pengendara yang terlibat. Korban dinilai kurang berhati-hati saat menyikapi situasi kendaraan di depannya, sementara pengemudi mobil juga dianggap kurang waspada terhadap dinamika di jalur tersebut.
Selain faktor kelalaian manusia, kondisi lingkungan di sekitar lokasi juga menjadi sorotan. Jalan Jenderal Sudirman di depan SMPN 12 merupakan jalur lurus dengan arus lalu lintas yang ramai, namun tidak memiliki median jalan sebagai pembatas antarjalur.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera mengevakuasi jenazah korban ke RS Ciremai. Namun, akibat luka berat di bagian kepala, nyawa pelajar tersebut tidak dapat tertolong. Pasca-kejadian, pihak kepolisian telah mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk kendaraan yang terlibat kecelakaan. Polisi juga tengah memeriksa rekaman CCTV di sekitar sekolah untuk memperkuat bukti penyelidikan.
Guna mencegah kejadian serupa, Ipda Rian Marfiliyanto mengimbau para pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintas di kawasan sekolah yang padat aktivitas.

