Jakarta – Pemerintah resmi merilis 17 paket stimulus ekonomi terbaru tahun 2025 sebagai strategi nasional dalam menjaga stabilitas perekonomian serta mempercepat pemulihan sektor-sektor strategis. Dari total paket tersebut, sebanyak 8 program diarahkan khusus untuk percepatan atau akselerasi pemulihan ekonomi nasional.
Stimulus ini menjadi bagian dari upaya jangka menengah pemerintah untuk menghadapi berbagai tantangan global, seperti perlambatan ekonomi dunia, tekanan inflasi, serta penyesuaian terhadap dinamika perdagangan internasional.
Menurut keterangan resmi, 8 program akselerasi itu mencakup:
Subsidi pembiayaan UMKM
Insentif pajak sektor industri prioritas
Peningkatan akses kredit usaha rakyat (KUR)
Program padat karya berbasis desa
Digitalisasi usaha kecil
Reformasi regulasi ekspor
Revitalisasi sektor pertanian dan perikanan
Percepatan proyek infrastruktur strategis nasional
Sementara itu, 9 program lainnya difokuskan pada penguatan fondasi jangka panjang, seperti peningkatan daya saing SDM, insentif riset dan teknologi, serta reformasi sistem jaminan sosial.
Langkah ini diambil setelah pemerintah melakukan evaluasi terhadap dampak stimulus tahun sebelumnya yang dinilai belum merata dalam mendukung pemulihan ekonomi, terutama di daerah.
Pelaku usaha menyambut baik kebijakan ini, meskipun beberapa pihak menekankan pentingnya pengawasan yang ketat agar bantuan tidak hanya terserap, tetapi juga tepat sasaran.
Ikuti terus perkembangan kebijakan ekonomi nasional hanya di: https://gelanggangnews.com/

