Setelah sempat menghilang dari sorotan publik akibat dugaan intimidasi, Band Sukatani akhirnya menyatakan siap kembali tampil di atas panggung. Grup musik beraliran Punk Rock asal Sukatani ini sebelumnya viral usai merilis lagu berjudul Bayar Bayar Bayar, yang dianggap menyinggung institusi Polri.
Kehadiran kembali Band Sukatani disampaikan melalui akun Instagram resmi mereka, @sukatani.band, pada Sabtu (1/3/2025). Dalam unggahan tersebut, mereka menyatakan kesiapan untuk melanjutkan aktivitas bermusik setelah melewati masa sulit.
Kasus ini bermula saat lagu Bayar Bayar Bayar ramai diperbincangkan karena liriknya yang menyindir praktik pungutan liar oleh oknum aparat. Meski menegaskan bahwa lagu tersebut ditujukan untuk oknum, bukan institusi Polri secara keseluruhan, band ini tetap menerima tekanan dari berbagai pihak.
Akibat tekanan tersebut, salah satu personel Band Sukatani bahkan kehilangan pekerjaannya sebagai guru tanpa alasan yang jelas. Mereka juga terpaksa menarik lagu tersebut dari platform digital, termasuk Spotify, meski mengalami kerugian secara materiil dan nonmateriil.
Setelah hampir setengah tahun menghadapi intimidasi sejak Juli 2024, dukungan masyarakat yang masif menjadi dorongan besar bagi Band Sukatani untuk bangkit. Demi melawan ketidakadilan, mereka kini didampingi oleh Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Semarang untuk memperjuangkan hak-hak mereka.
“Kami ucapkan terima kasih atas dukungan luar biasa dari masyarakat. Sampai jumpa di pentas-pentas berikutnya,” tulis Band Sukatani dalam pernyataannya.
Perjalanan panjang Band Sukatani ini menjadi simbol penting tentang kebebasan berekspresi di tengah tekanan. Dukungan publik dan advokasi hukum diharapkan mampu melindungi para seniman yang berani bersuara demi keadilan sosial.
sumber: https://gelanggangnews.com/
