Harga BBM Resmi Turun Mulai Hari Ini, Masyarakat Sedikit Lega

GELANGGANG NEWS – Pemerintah akhirnya mengumumkan penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) yang berlaku efektif mulai hari ini, Senin, 5 Mei 2025, di seluruh SPBU Indonesia. Keputusan ini langsung disambut positif oleh masyarakat luas, terutama kalangan pekerja harian dan pelaku usaha kecil yang sangat bergantung pada stabilitas harga energi.

Penurunan harga ini mencakup jenis BBM non-subsidi seperti:

  • Pertamax: dari Rp13.950 menjadi sekitar Rp13.200/liter

  • Pertamax Turbo: dari Rp15.350 menjadi Rp14.650/liter

  • Dexlite dan Pertamina Dex: turun masing-masing sekitar Rp500–Rp700 per liter

  • Pertalite: masih bertahan di harga lama, namun disebut sedang dalam proses evaluasi

Alasan dan Dampak
Menurut Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), langkah ini diambil sebagai respons terhadap penurunan harga minyak dunia dan penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dalam beberapa pekan terakhir. Kombinasi kedua faktor ini membuat ruang fiskal pemerintah lebih fleksibel untuk melakukan penyesuaian harga energi.

“Penurunan ini diharapkan memberi efek domino yang baik—mulai dari menurunnya ongkos transportasi, efisiensi logistik, hingga mendorong daya beli masyarakat,” jelas Juru Bicara Kementerian ESDM dalam siaran persnya.

Respons Lapangan
Sejumlah pengemudi ojek online dan sopir angkot di Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta mengaku senang dengan penurunan ini. Mereka berharap harga-harga kebutuhan lain juga bisa menyesuaikan agar penghasilan harian mereka terasa lebih cukup.

“Biasanya kalau BBM naik, semua ikut naik. Nah, sekarang turun, mudah-mudahan tarif angkutan atau ongkos logistik bisa turun juga,” ujar Budi (34), sopir angkot di Bandung.

Para pelaku UMKM juga merasa sedikit lebih lega. Mereka berharap kebijakan ini bisa bertahan dalam jangka waktu cukup lama untuk memberikan kestabilan usaha.

Langkah Lanjutan
Pemerintah menyatakan akan terus memantau perkembangan harga minyak global serta kondisi makroekonomi domestik untuk menentukan langkah lanjutan terkait subsidi dan harga energi nasional.


📌 Untuk berita lainnya seputar ekonomi dan kebijakan publik, kunjungi Gelanggang News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *