GelanggangNews (Utama) – Jakarta – Harga emas Antam kembali menguat pada perdagangan Senin (24/8/2026) pagi, mencatatkan kenaikan Rp10.000 per gram menjadi Rp2.750.000, seiring dengan penguatan harga emas global yang mencapai level tertinggi dalam lebih dari tiga bulan.
Harga emas batangan Antam ukuran 1 gram pada hari ini tercatat naik Rp10.000 atau 0,36 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp2.740.000 per gram. Kenaikan ini mengikuti tren penguatan emas global yang mencapai 4.636,34 dollar AS per ons, naik 0,7 persen pada perdagangan awal Asia. Harga buyback emas Antam juga ikut menguat Rp10.000 menjadi Rp2.610.000 per gram.
Di pasar ritel, harga emas di Pegadaian juga kompak mengalami kenaikan. Harga emas Galeri 24 ukuran 1 gram naik Rp6.000 menjadi Rp2.716.000 per gram, sementara emas Antam di Pegadaian naik Rp10.000 menjadi Rp2.792.000 per gram. Adapun harga emas UBS ukuran 1 gram naik Rp4.000 menjadi Rp2.778.000 per gram.
Penguatan harga emas global didorong oleh pelemahan nilai tukar dollar AS setelah rencana pembelian kembali obligasi oleh Departemen Keuangan AS menekan mata uang negara tersebut. Pelemahan dollar AS membuat emas menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya sehingga meningkatkan daya tarik logam kuning tersebut sebagai aset safe haven.
Para analis memperkirakan tren penguatan harga emas masih akan berlanjut di tengah ketidakpastian ekonomi global dan gejolak geopolitik di Timur Tengah. Investor domestik disarankan untuk mempertimbangkan emas sebagai instrumen diversifikasi portofolio, meskipun tetap perlu memperhatikan volatilitas harga jangka pendek dan biaya transaksi termasuk pajak PPh Pasal 22 sebesar 0,25 persen untuk pembeli yang memiliki NPWP.













