Ruang Berita Terpercaya untuk Anda

Ditemukan Tewas dengan Luka Lebam, Kematian Bocah 4 Tahun di Kediri Diselimuti Misteri

ByAdmin Gelanggang

Apr 17, 2026

GelanggangNews – KEDIRI – Warga Kelurahan Ngronggo, Kota Kediri, digemparkan oleh penemuan jasad seorang bocah laki-laki berinisial N (4) di kediamannya pada Rabu (15/4/2026). Kematian balita malang tersebut memicu kecurigaan warga dan pihak kepolisian lantaran ditemukan sejumlah luka lebam yang tidak wajar pada sekujur tubuhnya.

Kronologi Penemuan Jasad

Peristiwa memilukan ini pertama kali terungkap saat R, sepupu korban, keluar rumah dalam kondisi panik untuk meminta bantuan warga sekitar. R, yang diketahui baru menginap di rumah tersebut sejak sehari sebelumnya, mendatangi rumah Suparno, tetangga sebelah korban.

“Dia (R) datang ke rumah saya minta bantuan untuk mengecek kondisi N. Kebetulan anak saya adalah kader Posyandu, jadi langsung berangkat untuk memastikan keadaan korban,” ujar Suparno saat memberikan keterangan kepada media.

Berdasarkan pengakuan R kepada warga, ia sama sekali tidak mengetahui kronologi kejadian yang menimpa sepupunya. R berdalih baru saja terbangun dari tidurnya dan mendapati korban sudah tergeletak tak bernyawa di area dapur.

Kecurigaan Warga dan Investigasi Polisi

Kabar duka tersebut dengan cepat menyebar, memancing kerumunan tetangga yang ingin melihat kondisi korban. Kecurigaan muncul saat warga melihat adanya bekas luka memar yang tersebar di tubuh bocah tersebut. Hal inilah yang kemudian mendorong perangkat kelurahan untuk segera melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian.

Suparno sendiri mengaku terkejut dan tidak mendengar adanya kegaduhan atau suara mencurigakan dari rumah korban sebelum kejadian tersebut terungkap.

“Tidak ada tanda-tanda kejanggalan atau keributan sebelumnya. Semuanya tampak tenang-tenang saja,” tambahnya.

Profil Keluarga dan Kondisi Ekonomi

Korban tinggal di sebuah rumah sederhana yang terletak di gang sempit bersama keluarga besarnya, yang terdiri dari:

  • H: Ibu kandung (bekerja sebagai pemijat).

  • W: Ayah tiri (pekerja serabutan).

  • S: Nenek korban.

  • Dua orang kakak: Yang juga masih berusia anak-anak.

Keluarga ini diketahui hidup di bawah garis kemiskinan. Keterbatasan ekonomi berdampak besar pada kesejahteraan anak-anak di rumah tersebut, di mana korban beserta kedua kakaknya dilaporkan tidak pernah mengenyam pendidikan formal. Sehari-hari, saat kedua orang tua bekerja, ketiga anak tersebut berada di bawah pengasuhan sang nenek.


Status Kasus Saat Ini

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap penyebab pasti kematian N. Jenazah korban telah dievakuasi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Meski dugaan kekerasan menguat akibat adanya luka lebam, polisi belum menetapkan tersangka maupun memberikan pernyataan resmi terkait motif di balik tragedi ini.

Garis polisi telah terpasang di lokasi kejadian guna kepentingan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).