GelanggangNews – Bogor – Polisi mengungkap komplotan perampok sadis yang memukuli lansia hingga hilang pendengaran di Cileungsi, Bogor, Jawa Barat (Jabar). Komplotan tersebut diketahui telah beraksi di 50 lokasi. Pelaku menggunakan hasil kejahatannya untuk membeli tanah dan vila.
“Hasil kejahatannya sudah dibelikan vila, kebun, dan barang-barang lainnya,” kata Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, dalam jumpa pers, Senin (16/3/2026).
Wikha menyebutkan bahwa pelaku yang berjumlah enam orang tersebut merampok dan menganiaya pasangan lansia, Samah (66) dan Hamim (69), pada September 2025. Dalam aksinya, pelaku membawa kabur harta kedua lansia berupa mobil, motor, dan uang tunai sebesar Rp54 juta.
“Jadi, dari kedua korban ini, pelaku mengambil beberapa barang. Pertama, mobil Avanza beserta BPKB-nya; kemudian motor beserta BPKB-nya; ada juga BPKB mobil pikap, tetapi mobilnya tidak dibawa. Kemudian, ada uang tunai sebesar Rp54 juta,” ujar Wikha.
Sejauh ini, tiga dari enam perampok sadis yang memukuli pasangan lansia di Bogor tersebut telah berhasil ditangkap. Komplotan ini tercatat sudah beraksi di 50 lokasi atau Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Tiga pelaku yang diamankan berinisial M, E, dan K. Pelaku K saat ini ditahan di Polres Batang, Polda Jawa Tengah, karena terlibat kasus lain.
“Dalam pemeriksaan terungkap bahwa komplotan tersebut sudah melakukan kejahatan di 50 TKP di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Barat,” kata Wikha.
Wikha menyebutkan bahwa otak utama dari komplotan tersebut adalah pelaku berinisial M. M ditangkap di Cipeundeuy, Kabupaten Bandung Barat. Penangkapan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Cileungsi, Kompol Edison.
“Aksi Kapolsek Cileungsi berhasil mengamankan pelaku yang menjadi otak utama, yaitu inisial M yang berumur 29 tahun. Pelaku ini ditangkap di Cipeundeuy, Kabupaten Bandung Barat,” tutup Wikha.

