Insiden di Laut Arab: Jet Tempur AS Rontokkan Drone Iran Jelang Dialog Nuklir

GelanggangNews – Timur Tengah – Ketegangan militer kembali memuncak di Timur Tengah hanya beberapa hari sebelum meja perundingan dibuka. Sebuah jet tempur F-35C milik Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) dilaporkan menembak jatuh pesawat nirawak (drone) milik Iran yang bermanuver terlalu dekat dengan kapal induk USS Abraham Lincoln, pada Selasa (3/2/2026).

Juru bicara Komando Pusat AS (CENTCOM), Kapten Tim Hawkins, mengonfirmasi insiden tersebut pada Rabu (4/2). Ia menegaskan bahwa langkah tersebut diambil sebagai tindakan bela diri murni. “Jet tempur dari USS Abraham Lincoln mengambil tindakan tegas terhadap drone Iran demi keamanan armada,” ujarnya.

Ironisnya, insiden ini terjadi di tengah persiapan intensif kedua negara untuk menggelar negosiasi nuklir yang dijadwalkan pada Jumat (5/2). Juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, memastikan bahwa utusan khusus AS, Steve Witkoff, tetap dijadwalkan untuk bertemu perwakilan Iran di akhir pekan, meski situasi di lapangan memanas.

Eskalasi di perairan tersebut tidak hanya terjadi di udara. Pada hari yang sama, pasukan Iran juga dilaporkan berusaha menahan sebuah kapal tanker berbendera AS di Selat Hormuz, menambah daftar panjang konfrontasi di jalur pelayaran strategis tersebut. Sementara Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan dialog hanya bisa berjalan tanpa ancaman, Presiden Donald Trump menyatakan tidak akan ragu menggunakan opsi militer jika diperlukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *