Layanan KRL lintas Rangkas Bitung–Tanah Abang kembali mengalami gangguan pada Selasa pagi, memicu antrean penumpang di sejumlah stasiun dan membuat perjalanan menuju Ibu Kota tersendat. Berdasarkan pantauan Gelanggang News, kendala ini diduga dipicu oleh masalah persinyalan yang menyebabkan kereta tidak dapat melaju dengan kecepatan normal.
Penumpang di Stasiun Maja, Tigaraksa, hingga Citeras melaporkan penundaan yang berlangsung cukup lama, bahkan ada yang mencapai lebih dari 30 menit. Kondisi ini membuat area peron penuh sesak karena volume pengguna KRL pada jam sibuk meningkat signifikan.
“Sudah dari subuh menunggu, tapi keretanya jalannya pelan dan datangnya lama,” ujar salah satu penumpang yang hendak bekerja di kawasan Tanah Abang.
PT KAI Commuter menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan serangkaian penanganan, termasuk pengecekan jalur dan sistem persinyalan untuk memastikan keamanan perjalanan. Petugas lapangan juga diturunkan untuk mengatur pergerakan kereta agar keterlambatan tidak semakin meluas ke lintas lain. Meski begitu, sebagian perjalanan masih harus dijalankan dengan pembatasan kecepatan.
Gangguan ini menambah daftar kendala operasional yang cukup sering terjadi pada lintas Rangkas Bitung–Tanah Abang, salah satu jalur dengan tingkat kepadatan tertinggi di Jabodetabek. Banyak pengguna berharap adanya perbaikan menyeluruh, baik dari sisi infrastruktur maupun kapasitas armada, agar perjalanan harian mereka lebih stabil dan tidak mengganggu aktivitas kerja.
Dalam ciri khas pemberitaan Gelanggang News, kami menegaskan bahwa layanan transportasi publik seharusnya menjadi penopang utama mobilitas masyarakat. Karena itu, setiap gangguan yang berulang perlu mendapatkan perhatian serius agar tidak menimbulkan dampak sosial yang lebih luas, terutama bagi para komuter yang bergantung pada KRL untuk rutinitas harian.
Kabar terkini lainnya hanya di Gelanggang News.
Kunjungi: www.gelanggangnews.com













