Ruang Berita Terpercaya untuk Anda

Melihat Kinerja Ekonomi Setahun Prabowo-Gibran, Baguskah?

ByAdmin Gelanggang

Oct 20, 2025

Memasuki tahun pertama pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka (periode dimulai Oktober 2024), banyak mata tertuju ke kinerja ekonomi nasional — apakah janji-janji besar yang dilontarkan kampanye dapat segera diterjemahkan ke realitas? Berikut ulasan mendalam atas berbagai dimensi ekonomi yang telah berjalan, sekaligus catatan kritis yang tidak bisa diabaikan.


1. Pencapaian Pertumbuhan & Dinamika Makro

Menurut data resmi, ekonomi Indonesia tumbuh sekitar 5,03% pada 2024, hampir setara dengan angka tahun sebelumnya tetapi tetap berada di bawah target ambisius pemerintah sebesar 8%. Reuters+1 Pemerintah sendiri menyebut bahwa pertumbuhan tetap stabil di tengah ketidakpastian global dan tekanan domestik. Tempo+1
Dari sisi konsumsi rumah tangga dan investasi juga menunjukkan pergerakan positif — investasi mencatat kenaikan tertinggi dalam beberapa tahun terakhir. Reuters Namun demikian, pertumbuhan ini dinilai belum cukup untuk menjawab tantangan struktural seperti lapangan kerja, produktivitas rendah, dan distribusi manfaat yang belum merata.


2. Kebijakan Fiskal dan Reformasi Birokrasi

Pemerintahan ini juga melakukan langkah‐langka menekan belanja negara secara efisien. Sebagai contoh, instruksi efisiensi anggaran (Inpres No.1/2025) memerintahkan pemangkasan anggaran hingga ratusan triliun rupiah untuk kementerian/lembaga dan transfer ke daerah. Wikipedia Reformasi ini dipandang sebagai sinyal bahwa pemerintah serius menyikapi pemborosan dan birokrasi yang bengkak.
Namun, ada kritik bahwa pemangkasan ini bisa berdampak pada penyediaan layanan publik penting — infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan — apabila tidak diimbangi dengan reformasi kualitas dan akuntabilitas.


3. Tantangan Pertumbuhan & Tekanan Eksternal

Meski pertumbuhan terlihat cukup stabil, berbagai analisis menyoroti bahwa kebijakan pemerintah semakin berjajar pada arah yang bersifat populis dan intervensionis, yang dalam jangka panjang bisa menekan kepercayaan pasar. Capital Economics+1 Nilai tukar rupiah melemah dan kehadiran investor asing sempat terkendala oleh ketidakpastian kebijakan fiskal dan geopolitik. Financial Times+1
Selain itu, target pertumbuhan tinggi (8%) masih terasa jauh dan menghadapi hambatan eksternal seperti perlambatan ekspor, tekanan tarif, dan pasokan global yang melemah. Reuters+1


4. Dampak untuk Publik & Lapangan Kerja

Dari sisi masyarakat luas, ada harapan besar yang dibawa pemerintahan baru: lapangan kerja lebih banyak, beban hidup lebih ringan, akses layanan publik lebih baik. Namun realitas menunjukkan bahwa anggapan publik terutama kaum muda mulai muncul bahwa janji‐janji tersebut belum sepenuhnya terwujud. ABC
Sektor‐sektor seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dasar masih menjadi sorotan. Selain itu, reformasi yang terlalu cepat tanpa persiapan bisa menimbulkan luka sosial — misalnya ketika program besar-besaran jalan namun kualitasnya dipertanyakan.


5. Penilaian: “Baguskah?”

Dibandingkan dengan pemerintahan sebelumnya oleh Joko Widodo, pencapaian pertumbuhan ekonomi pada satu tahun pemerintahan Prabowo-Gibran bisa dikatakan relatif memadai dalam konteks global yang penuh tantangan. Stabilitas tercapai, beberapa reformasi mulai digulirkan, dan arah kebijakan menunjukkan inisiatif.
Namun, jika ditilik dari perspektif transformasi jangka panjang, banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan: mendorong produktivitas, memperluas lapangan kerja formal, memastikan distribusi manfaat pertumbuhan, menjaga kepercayaan investor, serta memperkuat institusi ekonomi dan pemerintahan.
Singkatnya — ya, ada kemajuan, tetapi belum cukup untuk bisa disebut “cukup baik” secara menyeluruh. Harapan publik masih tinggi, dan durasi satu tahun baru bisa dikatakan sebagai permulaan jalan panjang, bukan tujuan akhir.


Untuk liputan terkini seputar ekonomi nasional, kebijakan publik, dan analisis mendalam lainnya, tetaplah bersama Gelanggang News.
Kunjungi kami di: www.gelanggangnews.com