Ruang Berita Terpercaya untuk Anda

Kuota Ditambah, Sampai Kapan Daftar Magang Bergaji UMP?

ByAdmin Gelanggang

Oct 11, 2025

Jakarta — Kabar gembira datang bagi para pencari pengalaman kerja di seluruh Indonesia. Pemerintah resmi mengumumkan bahwa kuota program magang bergaji setara Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2025 resmi ditambah. Keputusan ini disambut antusias oleh para mahasiswa, lulusan baru, dan pencari kerja muda yang ingin mengembangkan karier melalui jalur pelatihan dan praktik kerja profesional.

Program ini menjadi salah satu upaya strategis pemerintah dalam meningkatkan kompetensi tenaga kerja muda agar lebih siap menghadapi dunia kerja. Dengan bertambahnya kuota, kesempatan untuk lolos ke program magang bergaji ini menjadi jauh lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya.

Fokus Program dan Tujuan Utama

Program magang bergaji UMP dirancang untuk memberikan pengalaman kerja nyata sekaligus penghasilan yang layak bagi peserta. Melalui skema ini, peserta akan ditempatkan di berbagai perusahaan mitra — mulai dari BUMN, perusahaan swasta nasional, hingga sektor industri kreatif.
Tujuan utama program ini adalah mencetak tenaga kerja muda yang produktif, berdaya saing, dan memiliki etos profesional tinggi.

Selain mendapatkan gaji setara UMP di wilayah penempatan, peserta juga akan menerima sertifikat kompetensi dan rekomendasi resmi yang dapat digunakan untuk melamar pekerjaan setelah masa magang berakhir. Beberapa instansi bahkan membuka peluang rekrutmen langsung bagi peserta berprestasi.

“Kami menambah kuota karena minat pendaftar tahun sebelumnya sangat tinggi. Tahun ini kami ingin lebih banyak anak muda yang mendapat kesempatan belajar dan bekerja dengan bayaran layak,” ujar salah satu pejabat penyelenggara dalam keterangan resminya.

Kuota dan Batas Waktu Pendaftaran

Penambahan kuota program tahun 2025 ini mencapai 30 persen lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya. Jika pada periode lalu hanya tersedia sekitar 50.000 peserta, kini jumlahnya meningkat menjadi 65.000 peserta di seluruh Indonesia.

Adapun pendaftaran dibuka hingga tanggal 30 November 2025, dengan kemungkinan diperpanjang jika jumlah pelamar memenuhi syarat tambahan. Pendaftaran dilakukan secara online melalui portal resmi pemerintah dan terbuka untuk seluruh warga negara Indonesia berusia 18–30 tahun, baik lulusan SMA/SMK maupun perguruan tinggi.

Peserta yang lolos tahap administrasi akan mengikuti seleksi kompetensi dasar dan wawancara singkat. Setelah dinyatakan diterima, mereka akan ditempatkan sesuai bidang keahlian dan lokasi mitra industri yang tersedia.

Syarat dan Ketentuan Peserta

Beberapa syarat utama yang wajib dipenuhi antara lain:

  1. Warga Negara Indonesia (WNI) berusia 18–30 tahun.

  2. Tidak sedang terikat kerja penuh waktu.

  3. Memiliki ijazah minimal SMA/SMK sederajat.

  4. Siap ditempatkan di wilayah mitra sesuai hasil seleksi.

  5. Bersedia mengikuti pelatihan dasar sebelum penempatan.

Peserta akan menandatangani kontrak magang berdurasi 6 hingga 12 bulan, tergantung jenis industri. Selama periode tersebut, mereka akan memperoleh gaji bulanan sesuai UMP wilayah masing-masing, jaminan BPJS Ketenagakerjaan, serta tunjangan transportasi untuk wilayah tertentu.

Dampak Positif bagi Generasi Muda

Program ini dipuji banyak pihak karena dinilai sebagai solusi nyata untuk mengatasi masalah pengangguran terdidik yang masih tinggi di Indonesia. Selain mendapatkan penghasilan, peserta juga memperoleh keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan industri modern.

Pemerintah berharap, setelah mengikuti program ini, para peserta tidak hanya siap bekerja tetapi juga mampu membangun usaha mandiri berbekal pengalaman lapangan yang diperoleh. Program ini juga menjadi jembatan antara dunia pendidikan dan dunia industri yang selama ini sering dianggap belum selaras.

“Kami tidak ingin anak muda hanya menunggu lowongan pekerjaan. Kami ingin mereka belajar bekerja, berpenghasilan, dan berkembang,” tambah penyelenggara program dalam pernyataannya.

Arah ke Depan

Jika program ini berjalan sukses, pemerintah berencana memperluas cakupan ke sektor-sektor baru seperti teknologi digital, energi hijau, pertanian modern, dan pariwisata berkelanjutan. Langkah ini diharapkan bisa menciptakan generasi muda Indonesia yang lebih tangguh, kreatif, dan berdaya saing global.

Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan dunia pendidikan, program magang bergaji UMP diharapkan menjadi model baru pembangunan sumber daya manusia nasional.


Info berita lengkap dan informasi terbaru hanya di www.gelanggangnews.com