Ruang Berita Terpercaya untuk Anda

Bos Pertamina: Kami Tak Cari Untung dari SPBU Swasta

ByAdmin Gelanggang

Oct 8, 2025

Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati, menegaskan bahwa perusahaan pelat merah tersebut tidak memiliki niat untuk mencari keuntungan dari keberadaan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) swasta. Pernyataan ini disampaikan sebagai respons atas sejumlah isu yang menyebutkan bahwa Pertamina diduga menguasai pasar dan menekan ruang gerak SPBU non-BUMN.

Nicke menjelaskan bahwa Pertamina sebagai badan usaha milik negara memiliki tugas utama menjalankan penugasan pemerintah dalam penyediaan energi, khususnya bahan bakar minyak (BBM), di seluruh pelosok negeri. Hal itu bukan semata-mata bisnis, melainkan kewajiban negara untuk memastikan ketersediaan energi hingga ke daerah terpencil.

“Pertamina tidak berorientasi mencari keuntungan dari SPBU swasta. Justru, kami berupaya menjalin kolaborasi agar layanan BBM bisa menjangkau masyarakat dengan harga yang terjangkau dan pasokan yang terjamin,” ungkap Nicke dalam sebuah konferensi pers.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kehadiran SPBU swasta adalah bagian dari ekosistem energi nasional. Pertamina, menurutnya, tidak akan mungkin bisa sendirian memenuhi kebutuhan energi masyarakat Indonesia yang begitu besar. Untuk itu, peran swasta sangat penting sebagai mitra strategis dalam memperluas jangkauan distribusi BBM.

Isu mengenai dominasi Pertamina sempat mencuat setelah sejumlah SPBU swasta mengeluhkan keterbatasan akses pasokan dan adanya perbedaan harga yang dianggap merugikan. Menanggapi hal itu, Nicke menegaskan bahwa mekanisme penetapan harga dan distribusi telah diatur oleh pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Pertamina, kata dia, hanya melaksanakan tugas sesuai mandat tersebut.

“Tidak benar kalau Pertamina menekan SPBU swasta. Kami hanya melaksanakan apa yang sudah diatur oleh pemerintah. Semua badan usaha memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses pasokan BBM sesuai regulasi,” tambahnya.

Sejumlah pengamat energi menilai, klarifikasi dari Pertamina ini penting untuk meredam polemik yang berpotensi menimbulkan ketegangan antara BUMN energi dengan sektor swasta. Menurut mereka, tantangan utama saat ini bukan pada kompetisi, melainkan bagaimana semua pihak bisa berkontribusi dalam menjaga ketahanan energi nasional di tengah fluktuasi harga minyak dunia.

Di sisi lain, publik berharap agar adanya sinergi antara Pertamina dan SPBU swasta benar-benar berdampak positif terhadap pelayanan konsumen. Harga yang stabil, kualitas BBM yang terjaga, serta kemudahan akses menjadi faktor utama yang diinginkan masyarakat.

Dengan adanya penegasan dari pucuk pimpinan Pertamina, isu dominasi dan monopoli di sektor SPBU diharapkan tidak lagi berkembang liar. Fokus utama tetap pada misi besar: menghadirkan energi yang berkeadilan dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

Informasi terbaru lainnya, kunjungi Gelanggang News di www.gelanggangnews.com.