Ruang Berita Terpercaya untuk Anda

553 Perusahaan Buka Magang Fresh Graduate Bergaji UMP

ByAdmin Gelanggang

Oct 6, 2025

Kabar gembira datang bagi para pencari kerja muda di Indonesia. Pemerintah melalui program ketenagakerjaan nasional mengumumkan bahwa sebanyak 553 perusahaan resmi membuka lowongan magang bagi fresh graduate. Menariknya, seluruh posisi magang ini ditawarkan dengan gaji setara Upah Minimum Provinsi (UMP), sehingga memberikan peluang lebih adil bagi lulusan baru untuk mendapatkan pengalaman kerja sekaligus penghasilan layak.

Menteri Ketenagakerjaan dalam konferensi persnya menyampaikan bahwa program ini merupakan langkah strategis untuk mengatasi persoalan tingginya angka pengangguran terbuka di kalangan lulusan baru perguruan tinggi maupun sekolah vokasi. “Selama ini banyak fresh graduate yang terkendala mendapatkan pekerjaan karena kurangnya pengalaman. Melalui program magang bergaji UMP ini, mereka tidak hanya belajar keterampilan praktis tetapi juga memiliki penghasilan yang bisa menunjang kebutuhan hidup,” tegasnya.

Program ini melibatkan perusahaan dari berbagai sektor, mulai dari industri manufaktur, perbankan, teknologi digital, energi, hingga jasa kreatif. Setiap perusahaan diwajibkan mengikuti pedoman yang ditetapkan pemerintah, termasuk durasi magang minimal enam bulan, sistem pembimbingan langsung, serta jaminan perlindungan ketenagakerjaan bagi peserta.

Berdasarkan data resmi, pendaftaran dibuka melalui portal ketenagakerjaan nasional yang terintegrasi. Peserta cukup melampirkan dokumen standar seperti ijazah terakhir, CV, serta surat motivasi. Untuk memastikan transparansi, pemerintah menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara digital dengan sistem pencocokan kompetensi dan minat.

Salah satu peserta program magang sebelumnya yang sudah mendapatkan pekerjaan tetap di sebuah perusahaan multinasional menuturkan bahwa kesempatan magang bergaji layak ini benar-benar membuka jalan kariernya. “Kalau dulu, magang sering dianggap hanya kerja tanpa bayaran. Sekarang berbeda, kami diberi hak yang adil dan pengalaman yang sangat berharga,” ujarnya.

Dukungan juga datang dari kalangan pengusaha. Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menilai bahwa kebijakan ini merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja nasional. Menurutnya, perusahaan tidak hanya mendapatkan tenaga muda yang produktif, tetapi juga membantu menyiapkan SDM unggul untuk menghadapi persaingan global.

Di sisi lain, pemerintah juga menyiapkan sistem evaluasi rutin untuk memantau jalannya program. Setiap perusahaan wajib melaporkan perkembangan peserta magang dan hasil pembelajaran yang diperoleh. Jika ditemukan perusahaan yang tidak memenuhi standar, pemerintah tidak segan-segan memberikan sanksi hingga pencabutan keikutsertaan dalam program.

Langkah ini diharapkan dapat menjadi jembatan yang efektif antara dunia pendidikan dengan dunia kerja. Dengan adanya 553 perusahaan yang terlibat, ribuan fresh graduate akan memiliki kesempatan nyata untuk meningkatkan keterampilan, memperluas jaringan, dan memulai karier dengan lebih percaya diri.


Baca kabar terkini dan informasi penting lainnya hanya di www.gelanggangnews.com.