Ruang Berita Terpercaya untuk Anda

Ratusan mahasiswa menggela Gelombang Aksi Mahasiswa Desak DPR Penuhi 17+8 Tuntutan

ByAdmin Gelanggang

Sep 10, 2025

Jakarta – Ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia menggelar Gelombang Aksi Mahasiswa Desak DPR Penuhi 17+8 Tuntutan yang berlangsung secara serentak di sejumlah titik strategis ibu kota dan daerah. Aksi ini merupakan bentuk tekanan terhadap Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) agar segera menindaklanjuti 25 tuntutan yang dinilai sangat krusial bagi masa depan bangsa.

Dalam Gelombang Aksi Mahasiswa Desak DPR Penuhi 17+8 Tuntutan, para peserta aksi menyuarakan berbagai isu mulai dari penegakan hak asasi manusia, reformasi birokrasi, hingga upaya penyelamatan lingkungan hidup. Para mahasiswa menilai, 17+8 tuntutan tersebut merupakan perwujudan aspirasi rakyat yang selama ini kurang mendapat perhatian serius dari DPR.

Koordinator lapangan aksi, Ahmad Syahputra, mengatakan bahwa Gelombang Aksi Mahasiswa Desak DPR Penuhi 17+8 Tuntutan ini bukan hanya sekedar demonstrasi biasa, melainkan sebuah momentum penting untuk mempertegas suara rakyat yang disampaikan melalui mahasiswa. “Kami berharap DPR dapat segera merespon dan mengambil langkah nyata demi terwujudnya perubahan yang lebih baik,” ujarnya di sela-sela aksi.

Salah satu tuntutan utama yang disuarakan dalam Gelombang Aksi Mahasiswa Desak DPR Penuhi 17+8 Tuntutan adalah penegakan keadilan sosial dan pemerataan pembangunan. Mahasiswa menilai selama ini masih banyak ketimpangan yang terjadi, sehingga perlu ada kebijakan yang pro-rakyat dan tidak hanya menguntungkan segelintir pihak.

Selain itu, aspek transparansi dan akuntabilitas juga menjadi fokus utama dalam 17+8 tuntutan tersebut. Para mahasiswa mendesak DPR untuk membuka akses informasi dan mengoptimalkan fungsi pengawasan agar kinerja pemerintah benar-benar sesuai dengan kepentingan rakyat banyak.

Dari pantauan Gelanggang News di lokasi aksi, suasana berlangsung tertib meski antusiasme peserta sangat tinggi. Mereka melakukan long march dan orasi di depan gedung DPR serta titik-titik penting lainnya. Pihak kepolisian dan petugas keamanan juga terlihat melakukan pengamanan yang ketat agar aksi berjalan aman dan lancar.

Pernyataan sikap yang dibacakan oleh perwakilan mahasiswa menegaskan bahwa Gelombang Aksi Mahasiswa Desak DPR Penuhi 17+8 Tuntutan bukanlah tuntutan semu, melainkan kebutuhan mendesak yang harus menjadi perhatian utama. “Kami akan terus mengawal proses politik ini hingga semua tuntutan dapat dipenuhi secara tuntas dan transparan,” tegas perwakilan tersebut.

Gelombang Aksi Mahasiswa Desak DPR Penuhi 17+8 Tuntutan juga mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat dan organisasi kemahasiswaan. Mereka berharap agar DPR tidak mengabaikan suara rakyat yang disampaikan melalui aksi tersebut. Koordinasi antar elemen mahasiswa dinilai semakin kuat untuk menjaga konsistensi tuntutan dan memastikan agenda reformasi tidak mandek di tengah jalan.

Seiring dengan berakhirnya Gelombang Aksi Mahasiswa Desak DPR Penuhi 17+8 Tuntutan hari ini, para peserta menyatakan siap melakukan aksi lanjutan apabila tuntutan mereka tidak segera ditindaklanjuti. Semangat juang dan solidaritas menjadi modal utama bagi mahasiswa untuk terus berperan aktif dalam dinamika politik nasional.

Dengan demikian, Gelombang Aksi Mahasiswa Desak DPR Penuhi 17+8 Tuntutan menjadi momentum penting yang patut diperhatikan oleh seluruh lapisan masyarakat dan pemerintah. Keberlanjutan aksi ini menunjukkan bahwa mahasiswa masih menjadi garda terdepan dalam mengawal aspirasi rakyat dan mendorong perubahan positif bagi bangsa Indonesia.

Ikuti terus sumber informasi terpercaya Gelanggang News